Gubernur Sulsel: Kopdes Merah Putih Jadi Pusat Ekonomi Desa dan Kelurahan Nasional
Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menegaskan Kopdes Merah Putih akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia, menyediakan kebutuhan pokok hingga membuka peluang usaha.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menyatakan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) akan berperan vital sebagai pusat ekonomi masyarakat. Inisiatif ini diharapkan mampu menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau bagi warga di seluruh desa dan kelurahan Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (17/5).
Menurut Andi Sudirman, Kopdes Merah Putih dirancang untuk membuka peluang usaha baru, memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta menciptakan lapangan kerja. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif.
Komitmen percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih di Sulawesi Selatan terus berjalan, dengan target 3.059 koperasi. Hingga saat ini, sekitar 25 persen dari target tersebut telah selesai, dan pembangunan fisik mencapai 75 persen. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bertekad untuk segera merealisasikan manfaat program ini bagi masyarakat luas.
Peran Strategis Kopdes Merah Putih dalam Perekonomian Lokal
Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi desa dan kelurahan. Koperasi ini akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok masyarakat dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau. Langkah ini bertujuan untuk menekan biaya hidup dan meningkatkan daya beli warga di pedesaan.
Selain itu, kehadiran Kopdes Merah Putih juga membuka lebar pintu bagi pengembangan UMKM lokal. Dengan menjadi mitra distribusi atau penyedia bahan baku, koperasi ini dapat membantu produk UMKM menjangkau pasar yang lebih luas. Ini akan mendorong inovasi dan pertumbuhan usaha kecil di daerah.
Penciptaan lapangan kerja menjadi salah satu fokus utama dari program Kopdes Merah Putih. Melalui operasionalisasi koperasi, akan tercipta berbagai posisi mulai dari pengelolaan, distribusi, hingga penjualan. Ini memberikan kesempatan kerja bagi penduduk lokal dan mengurangi angka pengangguran di desa.
Akselerasi dan Komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan komitmen kuat dalam mengakselerasi pembentukan Kopdes Merah Putih. Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menekankan pentingnya percepatan proses ini agar manfaatnya dapat segera dirasakan. Target ambisius 3.059 koperasi menunjukkan skala program yang signifikan.
Progres di Sulawesi Selatan cukup menggembirakan, dengan 25 persen koperasi dari total target telah rampung. Sementara itu, pembangunan infrastruktur pendukung Kopdes Merah Putih telah mencapai 75 persen. Angka-angka ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkan visi ekonomi kerakyatan.
Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menegaskan, "Insya Allah seluruh proses akan terus dipercepat demi menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat." Pernyataan ini disampaikan dalam acara Peresmian Operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia oleh Presiden RI Prabowo Subianto, yang diikuti secara virtual di Koperasi Kelurahan Mangasa, Makassar, pada Sabtu (16/6/2026).
Kopdes sebagai Gerai Utama Program Pemerintah
Ke depan, Kopdes Merah Putih akan mengambil peran sentral sebagai gerai utama untuk berbagai program pemerintah. Ini termasuk distribusi LPG subsidi, penyediaan sembako murah, dan penjualan minyak goreng dengan harga terjangkau. Integrasi ini akan memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran dan mudah diakses.
Tidak hanya itu, Kopdes Merah Putih juga akan menjadi saluran penting untuk distribusi pupuk subsidi bagi petani. Selain itu, koperasi ini akan berperan dalam menyalurkan beras Bulog SPHP, memastikan ketersediaan pangan pokok. Peran ini mengukuhkan posisi Kopdes sebagai ujung tombak pelayanan publik di tingkat desa.
Dengan semangat gotong royong yang menjadi landasan koperasi, Kopdes Merah Putih diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi. "Dengan semangat gotong royong, kopdes diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi desa dan kelurahan di seluruh Indonesia," sebut Gubernur Andi Sudirman Sulaiman. Sinergi ini diharapkan menciptakan kemandirian ekonomi desa.
Sumber: AntaraNews