Keraton Surakarta

25 Juli 2024

Berita Utama

Berita Terbaru

Berita Utama Lainnya

{{caption}}
Dualisme Keraton Surakarta Makin Panas, PB XIV Purboyo Bakal Bawa PB XIV Mangkubumi ke Jalur Hukum

Purboyo memastikan akan membawa sengketa tersebut ke jalur hukum.

{{caption}}
Usai Jumenengan, Pakubuwono XIV Purbaya Baca Sabda Dalem di Atas Batu Keramat

Prosesi ini merupakan adat sakral di mana raja baru harus berjanji di atas batu keramat.

{{caption}}
Prosesi Penobatan Raja Tetap Berlangsung di Tengah Dualisme Keraton Surakarta, Ini Penampakan KGPH Purbaya

Perebutan takhta Pakubuwono XIV masih memanas. Pagi ini penerus Raja Keraton Surakarta versi KGPH Purbaya telah menjalani prosesi jumenengan.

{{caption}}
Jelang Jumenengan PB XIV Purboyo, Keraton Surakarta Ramai

Kesibukan persiapan untuk penobatan putra mahkota KGPAA Hamangkunegara (KGPH Purboyo) sebagai PB XIV sudah nampak sejak pagi.

{{caption}}
Dualisme Keraton Surakarta Memanas, Maha Menteri Tedjowulan Minta KGPH Purboyo Tunda Jumenengan

Maha Menteri Tedjowulan mengimbau KGPH Purboyo menunda Jumenengan PB XIV karena masa berkabung PB XIII belum selesai. Imbauan disampaikan lewat surat resmi.

{{caption}}
Penjelasan KGPH Mangkubumi Dituduh Berkhianat

KGPH Mangkubumi dituduh telah mengkhianati adiknya KGPH Purboyo dalam suksesi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

{{caption}}
Dualisme Keraton Surakarta, Begini Sikap Wali Kota

Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan Pemkot Solo bersikap netral atas dualisme Keraton Surakarta.

{{caption}}
KGPA Tedjowulan Soal Penobatan KGPH Mangkubumi Jadi Raja Baru: Saya Tidak Tahu Rencana Itu, tapi Tak Bisa Menolak

KGPA Tedjowulan mengaku hadir di dalam rapat itu, namun ia tak tahu ada rencana penobatan KGPH Mangkubumi jadi raja baru.

{{caption}}
Makin Panas, Usai Dinobatkan Jadi Paku Buwono XIV KGPH Mangkubumi Disebut Pengkhianat oleh Kubu KGPH Purboyo

Kepada awak media GKR Timoer Rumbay Kusuma Dewayani mengungkapkan rasa kecewanya.

{{caption}}
Dinobatkan Jadi Paku Buwono XIV, ini Respons KGPH Mangkubumi

Kabar penobatan Mangkubumi menjadi Raja Surakarta disampaikan oleh GRAy Koes Moertiyah Wandansari alias Gusti Moeng.