Kenali Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Penderita GERD, Biar Nggak Gampang Kambuh!
Kamu bisa memulainya dengan memperhatikan konsumsi makanan sehari-hari yang aman dan kenali jenis makanan apa yang sebaiknya dihindari yuk!
GERD alias Gastroesophageal Reflux Disease jadi salah satu penyakit yang mungkin familiar banget bagi generasi zaman now. Kondisi yang ditandai dengan naiknya asam lambung ke esofagus atau kerongkongan ini memang bisa menyebabkan rasa tidak nyaman seperti nyeri dan panas di area dada yang dikenal dengan istilah heartburn.
Jangan sepelekan kondisi yang satu ini karena jika berkepanjangan bisa mengganggu aktivitas dan produktivitas sehari-hari. Kamu bisa memulainya dengan memperhatikan konsumsi makanan sehari-hari yang aman dan kenali jenis makanan apa yang sebaiknya dihindari yuk!
1. Makanan Berkadar Lemak Tinggi Menghambat Proses Pencernaan
Makanan berlemak tinggi seperti gorengan, daging berlemak, atau makanan bersantan memang enak, tapi sayangnya bisa bikin GERD kamu kambuh. Hal ini karena lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna oleh tubuh.
Proses pencernaan yang lambat ini bisa membuat makanan bertahan lebih lama di lambung, sehingga meningkatkan tekanan di area tersebut. Akibatnya, asam lambung pun lebih mudah naik ke kerongkongan.
Selain itu, makanan berlemak juga bisa melemahkan otot sfingter esofagus bagian bawah (LES), yaitu otot yang berfungsi sebagai ‘pintu’ antara lambung dan kerongkongan. Kalau otot ini lemah, asam lambung bisa lebih mudah naik ke atas.
Menurut sebuah studi yang diterbitkan dalam Gut and Liver Journal, makanan tinggi lemak dapat meningkatkan frekuensi refluks asam karena memperlambat pengosongan lambung. Jadi, kurangi konsumsi makanan berlemak tinggi dan pilih alternatif yang lebih sehat seperti makanan yang dikukus atau dipanggang.
2. Makanan Pedas Dapat Mengiritasi Esofagus
Siapa yang nggak suka makanan pedas? Tapi buat penderita GERD, makanan pedas bisa jadi musuh besar. Cabai dan bumbu pedas lainnya mengandung senyawa capsaicin yang bisa mengiritasi lapisan esofagus. Kondisi tersebut dapat memperparah gejala GERD, seperti sensasi terbakar di dada atau tenggorokan.
Selain itu, makanan pedas juga bisa meningkatkan produksi asam lambung. Menurut penelitian yang dimuat dalam World Journal of Gastroenterology, capsaicin dapat merangsang produksi asam lambung dan memperburuk gejala refluks. Bagi para pencinta pedas, sebaiknya hindari dulu jenis makanan ini jika tidak ingin GERD kambuh.
3. Sayuran dan Buah yang Asam Bisa Memicu Naiknya Asam Lambung
Sayur dan buah memang dikenal baik untuk kesehatan. Tapi, tahukah kamu kalau beberapa jenisnya yang asam juga bisa memicu naiknya asam lambung? Contohnya, jeruk, lemon, tomat, atau buah-buahan lain yang tinggi kadar asamnya. Kategori buah tersebut bisa meningkatkan keasaman di lambung, sehingga memicu gejala GERD.
Selain itu, sayuran seperti bawang bombay atau bawang putih juga bisa jadi pemicu GERD bagi sebagian orang. Bawang mengandung senyawa yang bisa melemahkan otot LES, sehingga asam lambung lebih mudah naik. Menurut American Journal of Gastroenterology, bawang bombay diketahui dapat mengurangi tekanan pada LES dan meningkatkan risiko refluks. Jadi, kalau kamu punya GERD, sebaiknya hindari dulu sayuran dan buah yang asam, dan pilih yang lebih netral seperti pisang, melon, atau brokoli.
4. Cokelat, Si Manis yang Bikin Gejala GERD Kambuh
Cokelat memang enak dan bikin mood jadi lebih baik, tapi sayangnya bisa bikin GERD kamu kambuh. Makanan yang satu ini mengandung kafein dan theobromine, dua senyawa yang bisa melemahkan otot LES. Akibatnya, asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan.
Selain itu, cokelat juga mengandung lemak yang cukup tinggi, sehingga dapat memperlambat proses pencernaan. Kombinasi antara lemak dan senyawa stimulan dalam cokelat ini bisa bikin gejala GERD makin parah. Menurut National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), cokelat adalah salah satu makanan yang paling sering dilaporkan memicu gejala refluks.
5. Makanan Cepat Saji dan Frozen Food
Makanan cepat saji dan frozen food memang praktis, tapi sayangnya nggak ramah buat penderita GERD. Makanan ini biasanya tinggi lemak, garam, dan pengawet, yang bisa memicu naiknya asam lambung. Lemak dalam makanan cepat saji juga bisa memperlambat proses pencernaan, sehingga makanan bertahan lebih lama di lambung dan meningkatkan risiko asam lambung naik.
Selain itu, makanan cepat saji sering mengandung bumbu-bumbu yang bisa mengiritasi lambung, seperti MSG atau bumbu pedas. Menurut Journal of Neurogastroenterology and Motility, makanan tinggi lemak dan garam dapat meningkatkan tekanan intra-abdomen, yang memicu refluks asam. Penderita GERD sebaiknya membatasi jenis makanan yang satu ini dan pilih sayuran segar dan alami yang juga baik untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh.
Jangan lupa selalu perhatikan pola makan sehari-hari untuk mencegah GERD kambuh dan menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh. Yuk, saatnya coba terapkan beberapa tips di atas!