7 Motivasi Diri Turunkan Berat Badan Sebanyak 60 Kg dalam 8 Bulan, Gratis Dijamin Konsisten
Perjuangan Ahmad Subayu menurunkan berat badannya. Dari 140 kg menjadi 80 kg dalam 8 bulan tidaklah mudah. Namun, karena konsistensi dan motivasi ia berhasil.
Tubuh yang ideal dan proporsional menjadi mimpi semua orang. Tidak hanya menyehatkan, namun juga agar enak dipandang.
Sayangnya, tidak sedikit mereka yang tengah menjalani program penurunan berat badan berhenti di tengah jalan. Konsistensi menjadi tantangan tersendiri.
Ahmad Subayu, pemuda berusia 20 tahun menjadi contohnya. Contoh konsisten seseorang dalam menurunkan berat badan. Betapa tidak, Bayu, begitu panggilannya semula memiliki bobot badan 140 kg.
Dengan motivasi juga konsistensi, Bayu mampu menyusutkan berat badannya di angka 80 kg dalam 9 bulan.
"Dulu itu saya sering sekali minum minuman kemasan. Seperti es teh, sirup. Pokoknya minuman makanan manis suka banget," ungkap Bayu saat berbincang dengan merdeka.com, Selasa (25/11).
Perjalanan diet Bayu tidak dimulai dari obat mahal atau gym mewah, melainkan dari 'tamparan' realita sehari-hari yang membuatnya sadar untuk berubah.
"Tapi lama-lama saya mikir sampai kapan saya punya berat badan seperti ini. Selalu susah kalau beli baju. Saya mau seperti orang-orang normal kalau belanja di mal. Ada ukurannya yang pas," ungkapnya.
"Akhirnya saya niatkan buat turunkan berat badan."
Selain niat, ada beberapa faktor yang menjadi motivasi Bayu dalam menurunkan berat badan. Berikut adalah 7 motivasi sederhana namun nendang yang membuat Bayu konsisten diet hingga sukses:
1. Frustrasi Mencari Ukuran Baju
Motivasi pertama muncul dari lemari pakaian. Bayu mengaku kesulitan mencari ukuran baju yang pas. Setiap kali ingin membeli pakaian baru, ukurannya tidak pernah tersedia di toko-toko umum. Rasa kecewa ini menjadi pemicu awal untuk mengubah bentuk tubuh.
2. Ingin Mengikuti Tren Fashion Kekinian
Selain ukuran, Bayu juga merasa tertinggal soal gaya. Ia tidak pernah bisa mengikuti style atau tren fashion anak muda zaman sekarang karena keterbatasan model baju untuk ukuran tubuhnya. Keinginan untuk tampil stylish dan percaya diri menjadi bahan bakar semangatnya.
3. Lelah Servis Motor yang Sering Rusak
Poin ini terdengar jenaka tapi nyata. Bayu menyadari bahwa motor yang dikendarainya sering mengalami kerusakan pada shockbreaker atau ban karena menahan beban yang terlalu berat (140 kg). Diet menjadi solusi agar kendaraannya lebih awet dan tidak menyusahkan.
4. Bingung Menempatkan Duduk di Mobil
Bukan hanya motor, kendaraan roda empat pun menjadi tantangan. Bayu kerap merasa kesulitan menentukan posisi duduk yang pas saat naik mobil. Ruang gerak yang sempit dan sabuk pengaman yang sesak membuatnya tidak nyaman saat bepergian.
5. Menghindari Ancaman Penyakit
Sadar bahwa obesitas adalah pintu gerbang berbagai penyakit, Bayu bertekad untuk menghindari risiko tersebut.
Ia tidak ingin menghabiskan masa mudanya di rumah sakit akibat komplikasi berat badan.
6. Komitmen Hidup Lebih Sehat
Lebih dari sekadar kurus, tujuan utamanya adalah kesehatan jangka panjang.
Bayu ingin memiliki tubuh yang bugar, napas yang lebih panjang, dan stamina yang kuat untuk menjalani aktivitas sehari-hari tanpa gampang lelah.
7. Konsistensi demi Kualitas Hidup
Gabungan dari semua keresahan di atas melahirkan sebuah konsistensi. Motivasi Bayu membuktikan bahwa diet sukses dimulai dari alasan yang kuat (strong why). Ketika niat itu sudah bulat demi kualitas hidup yang lebih baik, proses diet yang berat pun akan terasa lebih ringan dijalani.
Reporter magang : Muhammad Naufal Syafrie