2 Buah Ini Sebaiknya Dihindari Saat Buka Puasa, Bisa Ganggu Pencernaan
Salah satu buah yang sebaiknya dihindari saat berbuka puasa adalah nangka, karena dapat menyebabkan kembung jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong.
Buah adalah pilihan menu yang menyegarkan untuk berbuka puasa, namun tidak semua jenis buah cocok dikonsumsi setelah berpuasa selama belasan jam. Menurut Guru Besar Fakultas Kedokteran dan Gizi (FKGiz) IPB University, Prof. Katrin Roosita, buah yang memiliki rasa asam seperti jeruk nipis sebaiknya dihindari. Hal ini disebabkan oleh tingkat keasamannya yang tinggi, yang dapat mengganggu lambung dan menyebabkan ketidaknyamanan.
Selain jeruk nipis, Katrin juga menyarankan agar nangka tidak dikonsumsi saat berbuka puasa. Buah yang memiliki daging berwarna kuning ini mengandung serat yang sulit dicerna, sehingga dapat menyebabkan kembung. Selain itu, durian juga perlu dibatasi konsumsinya karena kandungan gula yang tinggi, yang dapat memicu lonjakan kadar glukosa dalam darah.
Buah yang Direkomendasikan untuk Buka Puasa adalah buah yang dapat membantu mengisi kembali energi dengan cepat. Saat berbuka puasa, penting untuk mengonsumsi sumber karbohidrat sederhana seperti glukosa dan fruktosa yang banyak terdapat dalam buah-buahan. Salah satu buah yang sangat dianjurkan adalah kurma, yang kaya akan fruktosa dan telah direkomendasikan oleh Rasulullah Saw untuk dikonsumsi saat berbuka, seperti yang diungkapkan dalam laman IPB.
Buah-buahan yang Mengandung Banyak Air Sangat Cocok untuk Berbuka Puasa
Menurut penjelasan yang diberikan, fruktosa memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan glukosa yang berasal dari gula tebu atau tepung.
"Keunggulan fruktosa adalah tidak menyebabkan lonjakan kadar gula darah secara drastis, sehingga lebih aman, terutama bagi penderita diabetes," ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa fruktosa bisa menjadi pilihan yang lebih baik untuk menjaga kestabilan gula darah.
Katrin juga merekomendasikan untuk mengonsumsi buah-buahan yang memiliki kadar air tinggi, seperti semangka, melon, dan pepaya. Buah-buahan tersebut tidak hanya mengandung fruktosa, tetapi juga kaya akan air, vitamin, dan mineral yang sangat bermanfaat dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh.
"Pepaya, misalnya, mengandung beta-karoten sebagai provitamin A yang bermanfaat bagi tubuh," ungkapnya. Dengan mengonsumsi buah-buahan ini, kita tidak hanya mendapatkan fruktosa, tetapi juga nutrisi penting lainnya yang mendukung kesehatan.