Rapimnas Golkar Putuskan Dorong Koalisi Partai Permanen
Selain itu, Partai Golkar juga merekomendasikan penyempurnaan sistem Pemilu proporsional terbuka.
Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) I Partai Golkar Tahun 2025 menghasilkan sepuluh keputusan strategis yang dituangkan dalam bentuk rekomendasi dan pernyataan politik partai.
Salah satu keputusan penting Rapimnas adalah usulan agar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilakukan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) sebagai wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat, dengan tetap menitikberatkan pada keterlibatan dan partisipasi publik dalam proses pelaksanaannya.
Selain itu, Partai Golkar juga merekomendasikan penyempurnaan sistem Pemilu proporsional terbuka. Perbaikan tersebut difokuskan pada aspek teknis penyelenggaraan, kelembagaan penyelenggara pemilu, serta tata kelola agar Pemilu dapat berlangsung secara jujur dan adil.
"Terkait pelaksanaan Pemilu, Partai Golkar merekomendasikan perbaikan dan penyempurnaan sistem proporsional terbuka dengan memperbaiki aspek teknis penyelenggaraan, penyelenggara, dan tata kelola," ujar Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, dalam keterangannya, Minggu (21/12).
Rapimnas juga memutuskan untuk mendorong transformasi kerja sama politik dari sekadar koalisi elektoral menjadi koalisi partai permanen yang bersifat ideologis dan strategis.
"Menuju pembentukan koalisi permanen yang berbasis pada kesamaan platform dan agenda kebijakan. Koalisi permanen ini tidak hanya dibangun untuk memenangkan Pemilihan Presiden, tetapi dilembagakan sebagai bentuk kerja sama politik yang mengikat di parlemen dan pemerintahan," ungkap Bahlil.
Dalam pernyataan politiknya, Partai Golkar turut menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap arah kebijakan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, serta kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat posisi Indonesia di tengah dinamika geopolitik global.
Ketahanan Energi dan Hilirisasi Industri Pilar Pembangunan Nasional
Secara khusus, Golkar juga memberikan apresiasi dan dukungan kepada Presiden Prabowo Subianto atas perannya sebagai pemimpin dunia Islam dalam upaya mengatasi krisis kemanusiaan di Gaza demi terwujudnya perdamaian di Timur Tengah, khususnya antara Palestina dan Israel, dengan tetap menegaskan dukungan terhadap Palestina sebagai negara yang merdeka, berdaulat, dan independen.
Selain itu, Rapimnas menegaskan bahwa ketahanan energi dan hilirisasi industri merupakan pilar strategis pembangunan nasional.
Efektivitas Pembangunan dan Percepatan
Peningkatan efektivitas pembangunan dan percepatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Papua, terutama pascapemekaran provinsi, juga menjadi poin penting dalam pernyataan politik tersebut.
Rapimnas Golkar turut menyoroti pentingnya penegakan hukum yang berwibawa sebagai fondasi utama bagi stabilitas negara, keadilan, kesejahteraan, serta sebagai penopang utama demokrasi dan persatuan nasional.
"Penegakan hukum yang berwibawa merupakan fondasi utama bagi berfungsinya negara secara stabil, adil, dan sejahtera," pungkas Bahlil.