Mendagri Cari Dana PSU: Saya Minta SPJ, Makan Minum Sampai Miliaran Kurangi!
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan, anggaran pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) akan menggunakan APBD
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memastikan, anggaran pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) akan menggunakan APBD, bukan dari APBN. Tito menyebut, pihaknya terus memotong anggaran di daerah yang tidak perlu untuk melaksanakan PSU.
"Barusan saya bahas, sebagian besar oke dipenuhi APBD masing-masing. Kita kan sama kita korek daerah, banyak daerah yang enggak efisien daerah itu, SPJ-nya saya minta kurangin, untuk hal-hal yang enggak perlu, makan minum yang sampai miliar-miliaran untuk PSU," kata Tito di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (7/3).
Tito menjelaskan, bila ada beberapa kabupaten yang anggarannya tidak sanggup untuk melaksanakan PSU bakal dibantu oleh anggaran provinsi.
"Ada beberapa kabupaten tidak mampu, kalau dia tidak mampu kita lihat dulu, kalau dia sudah nyerah dari APBD, provinsi membackup," ucapnya.
Papua Tak Sanggup PSU dengan APBN
Tito mencontohkan daerah Papua yang mengaku tidak sanggup untuk membiayai PSU dengan APBN. Namun, akhirnya Papua memastikan kesanggupan untuk melaksanakan PSU dengan APBD.
"Saya berusaha tidak dari APBN, tadinya yang Papua mengajukan APBN, tapi tadi pagi saya rapat bahwa Papua sanggup untuk melalui APBD," tukasnya.