Dirjen Kemendagri Minta Siskamling Kota Bekasi Diaktifkan: Tahukah Anda Apa Itu Siskamling?
Dirjen Polpum Kemendagri meminta Forkopimda Kota Bekasi aktifkan kembali Siskamling. Mengapa pengaktifan Siskamling Kota Bekasi ini sangat penting bagi stabilitas daerah?
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Bahtiar Baharuddin baru-baru ini secara tegas meminta Pemerintah Kota Bekasi untuk mengaktifkan kembali Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling). Permintaan ini disampaikan Bahtiar dalam pertemuan penting dengan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bekasi yang berlangsung di Ruang Rapat Pendopo Balai Kota Bekasi, Jawa Barat.
Langkah strategis ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang berfokus pada upaya menjaga keamanan dan ketertiban umum di seluruh daerah. Pengaktifan kembali Siskamling Kota Bekasi diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam menciptakan suasana kondusif di tengah masyarakat.
Bahtiar menjelaskan bahwa dirinya secara khusus ditugaskan oleh Mendagri untuk berkoordinasi langsung dengan Forkopimda setempat guna memastikan implementasi arahan tersebut. Ini juga merupakan bagian dari gerakan serentak jajaran eselon I Kemendagri yang turun ke daerah untuk menindaklanjuti Surat Edaran Nomor 300.1.4/e.1/BAK.
Arahan Kemendagri untuk Kondusifitas Wilayah
Surat Edaran Nomor 300.1.4/e.1/BAK yang dimaksud oleh Dirjen Bahtiar Baharuddin secara spesifik mengatur tentang Peningkatan Peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) terkait Kondusifitas Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat (Trantibumlinmas) di daerah. Dokumen ini menegaskan pentingnya peran aktif Satlinmas di tingkat desa maupun kelurahan.
Kehadiran Satlinmas sangat dibutuhkan untuk membantu menciptakan suasana yang aman dan tertib, sekaligus memperkuat pelaksanaan Siskamling di level Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Melalui sinergi ini, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir secara efektif.
Bahtiar menegaskan, "Saya ditugaskan langsung Bapak Mendagri untuk koordinasi dengan jajaran Forkopimda. Minggu ini, serentak jajaran eselon I Kemendagri turun langsung ke daerah memastikan tindak lanjut dari Surat Edaran Nomor 300.1.4/e.1/BAK tentang Peningkatan Peran Satlinmas terkait Kondusifitas Penyelenggaraan Trantibumlinmas di daerah.” Ini menunjukkan keseriusan Kemendagri dalam menjaga stabilitas keamanan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Siskamling Kota Bekasi.
Peran Vital Satlinmas dan Apresiasi Partisipasi Warga
Dirjen Bahtiar juga menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kesigapan masyarakat Kota Bekasi dalam mencegah berbagai potensi aksi kerusuhan maupun perusakan, seperti yang sempat terjadi di kawasan Summarecon. Menurutnya, hal ini menjadi bukti nyata adanya partisipasi aktif warga yang didukung penuh oleh Forkopimda setempat.
Partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, khususnya melalui Siskamling, adalah kunci utama keberhasilan program ini. Kolaborasi antara warga, Satlinmas, dan aparat keamanan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan rasa aman bagi seluruh penduduk.
“Teman-teman jajaran Forkopimda yang dipimpin langsung Pak Wali Kota dan Pak Sekda bisa turun langsung ke masyarakat, keliling mengorkestrasi pelaksanaan Siskamling, dan didukung jajaran Polres, Kodim, Satpol PP, Linmas. Apalagi sebelumnya ada program Ngopi Bhabinkamtibmas, [itu bisa] untuk dihidupkan kembali,” ujar Bahtiar, menekankan pentingnya kehadiran langsung pemimpin di tengah masyarakat.
Program-program seperti "Ngopi Bhabinkamtibmas" juga dinilai sangat efektif dalam membangun komunikasi dan kemitraan antara aparat keamanan dengan masyarakat, yang pada akhirnya akan memperkuat sistem Siskamling Kota Bekasi.
Komitmen Cepat Pemerintah Kota Bekasi
Menanggapi arahan langsung dari Dirjen Polpum Kemendagri, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Junaedi, menunjukkan respons cepat dengan langsung menginstruksikan jajarannya untuk segera mengaktifkan kembali Siskamling. Instruksi ini berlaku mulai dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).
Junaedi secara spesifik meminta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bekasi untuk menindaklanjuti arahan ini. "Jajaran Satpol PP dan Kesbangpol tolong segera tindak lanjuti, undang segera camat dan lurah terkait, hidupkan kembali Siskamling," tegas Junaedi.
Selain mengaktifkan kembali Siskamling, Sekda Junaedi juga menekankan pentingnya untuk sering turun ke masyarakat dan menyapa langsung warga. Pendekatan ini diharapkan dapat membangun kedekatan dan kepercayaan, yang esensial dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Pada pertemuan penting tersebut, selain Sekda Kota Bekasi Junaedi, turut hadir pula Kepala Satpol PP Kota Bekasi Nesan Sujana, Kepala Kesbangpol Kota Bekasi Hudi Wijayanto, serta perwakilan dari Polres Metro Bekasi Kota dan Kodim 0507 Bekasi, menunjukkan komitmen bersama dalam mengaktifkan Siskamling Kota Bekasi.
Sumber: AntaraNews