Bukan Sekadar Ronda Malam: Gubernur Andra Sebut Siskamling Deteksi Dini Masalah Sosial, Bukan Hanya Keamanan
Gubernur Banten Andra Soni menekankan Siskamling lebih dari sekadar menjaga keamanan, melainkan juga alat deteksi dini masalah sosial. Simak pentingnya pengaktifan kembali Siskamling!
Gubernur Banten Andra Soni baru-baru ini menegaskan kembali pentingnya Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) sebagai upaya komprehensif. Beliau menyatakan bahwa Siskamling bukan hanya berfungsi menjaga keamanan, tetapi juga sebagai alat deteksi dini permasalahan di tengah masyarakat.
Pernyataan ini disampaikan Gubernur Andra saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Baiturrahman, Ciledug, Kota Tangerang. Inisiatif pengaktifan kembali Siskamling ini bertujuan untuk memastikan lingkungan tetap aman dan kondusif bagi seluruh warga.
Sejalan dengan arahan tersebut, Wali Kota Tangerang Sachrudin juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) untuk meningkatkan kewaspadaan umum. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait pengaktifan kembali pos keamanan lingkungan.
Siskamling: Lebih dari Sekadar Keamanan Lingkungan
Gubernur Andra Soni menyoroti bahwa pengaktifan kembali Siskamling memiliki dimensi yang lebih luas. Program ini diharapkan dapat menjadi sarana efektif untuk mengidentifikasi potensi masalah sosial di lingkungan. Ini mencakup berbagai isu yang mungkin timbul, mulai dari kenakalan remaja hingga potensi konflik antar warga.
Menurut Gubernur Andra, dengan partisipasi aktif warga dalam Siskamling, kerukunan antar warga juga dapat meningkat secara signifikan. Pemerintah Provinsi Banten bahkan menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai inovasi warga dalam menjalankan program ini. "Mari kita bersama-sama kembali mengaktifkan Siskamling sebagai upaya menjaga keamanan lingkungan sebagai upaya untuk mendeteksi permasalahan yang terjadi di masyarakat," kata Gubernur Andra.
Beliau juga menekankan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat keamanan semata. Melainkan, merupakan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat. "Menjaga lingkungan tidak hanya tanggung pemerintah dan aparat keamanan saja melainkan tanggung jawab semua lapisan termasuk masyarakat,” tegasnya. Kolaborasi ini menjadi kunci utama keberhasilan Siskamling.
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Menguatkan Siskamling
Wali Kota Tangerang Sachrudin merespons arahan tersebut dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 31721 Tahun 2025. SE ini berfokus pada peningkatan kewaspadaan dan ketertiban umum di wilayahnya. Salah satu poin penting dalam edaran tersebut adalah pengaktifan kembali Siskamling dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).
Penerbitan SE tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Dalam Negeri serta SE Mendagri Nomor 300.1.4/e.1/BAK tanggal 3 September 2025. Langkah ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga stabilitas. Tujuannya adalah memperkuat keamanan lingkungan secara menyeluruh.
Wali Kota Sachrudin menegaskan pentingnya kolaborasi dari semua pihak untuk mencapai tujuan ini. Aparatur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan masyarakat luas diimbau untuk berperan aktif. "Melalui surat edaran ini seluruh aparatur pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan masyarakat luas, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif menjaga keamanan lingkungan,” ujar Wali Kota Sachrudin.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga telah menginstruksikan pengaktifan kembali pos keamanan lingkungan (poskamling). Instruksi ini bertujuan untuk memperkuat keamanan, ketertiban, serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Inisiatif ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi semua.
Sumber: AntaraNews