Tahukah Anda? Gubernur Banten Dorong Siskamling Babinsa Aktif Kembali Demi Stabilitas Daerah
Gubernur Banten Andra Soni mendesak pengaktifan kembali Siskamling Babinsa di seluruh wilayah Korem 064/MY sebagai pilar keamanan lingkungan dan stabilitas daerah.
Gubernur Banten Andra Soni mendorong Bintara Pembina Desa (Babinsa) di seluruh wilayah Korem 064/Maulana Yusuf untuk kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling). Dorongan ini disampaikan Andra Soni di Serang, Banten, pada Selasa lalu, sebagai langkah strategis dalam menjaga ketertiban umum. Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat fondasi keamanan di tingkat desa.
Pengaktifan kembali siskamling oleh Babinsa dianggap krusial untuk meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat. Dengan lingkungan yang terjaga keamanannya, stabilitas daerah secara keseluruhan juga akan terpelihara dengan baik. Hal ini menjadi prioritas utama pemerintah provinsi dalam menciptakan iklim yang kondusif bagi warganya.
Langkah ini selaras dengan upaya pemerintah pusat dalam memperkuat peran masyarakat dalam menjaga keamanan. Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 300.1.4/e.1/BAK tentang penguatan peran satuan perlindungan masyarakat (satlinmas) menjadi landasan penting. Keterlibatan aktif Babinsa dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan sistem keamanan yang lebih tangguh.
Pentingnya Keamanan Lingkungan dan Peran Siskamling Babinsa
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa siskamling memiliki peran vital sebagai upaya kolektif dalam meningkatkan keamanan lingkungan. Menurutnya, jika keamanan di tingkat lingkungan terjaga dengan baik, maka stabilitas daerah secara keseluruhan juga akan turut terjaga. Hal ini menjadi fondasi penting bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Inisiatif penguatan peran masyarakat dalam menjaga keamanan juga sejalan dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Kementerian Dalam Negeri. Surat Edaran Nomor 300.1.4/e.1/BAK secara spesifik menggarisbawahi pentingnya penguatan peran satuan perlindungan masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga ketertiban umum. Keterlibatan Babinsa dalam siskamling diharapkan dapat menjadi jembatan antara aparat keamanan dan masyarakat.
Kondisi Banten, meskipun sempat diwarnai insiden kerusuhan di beberapa wilayah, secara umum relatif kondusif. Andra Soni menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran TNI atas dedikasi mereka dalam menjaga kedaulatan dan keamanan. Kerja keras ini memastikan Banten, sebagai gerbang investasi strategis, tetap aman dan tertib, menarik minat investor dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Apresiasi dan Sinergi Forkopimda Banten
Mantan Danrem 064/MY, Brigjen TNI Andrian Susanto, menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin selama masa jabatannya. Ia bertugas sekitar tujuh bulan tujuh hari dan merasakan kekompakan luar biasa dari seluruh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banten. Kekompakan ini menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga stabilitas daerah.
Andrian menilai, kekompakan yang terwujud tersebut lahir karena setiap pihak memahami tugas pokok dan fungsinya masing-masing dengan baik. Pemahaman peran ini memungkinkan setiap elemen Forkopimda untuk bekerja secara harmonis dan saling mendukung. Kolaborasi yang efektif ini sangat membantu dalam menghadapi berbagai tantangan di Banten.
“Kami sangat terbantu dengan arahan Bapak Gubernur Banten dan jajaran Forkopimda,” ujar Brigjen TNI Andrian Susanto. Dukungan dan arahan dari pimpinan daerah menjadi faktor penting dalam menjalankan tugas dan fungsi TNI di wilayah Banten. Sinergi ini merupakan contoh nyata bagaimana koordinasi antar lembaga dapat menghasilkan dampak positif.
Komitmen Danrem Baru Lanjutkan Kolaborasi
Danrem 064/MY yang baru, Brigjen TNI Edi Saputra, menyatakan kesiapannya untuk melanjutkan sinergi dan kolaborasi yang sudah berjalan baik. Ia berkomitmen untuk mempertahankan hubungan harmonis yang telah dibangun oleh pendahulunya. Kehadirannya diharapkan dapat membawa semangat baru dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan.
Sebagai warga baru di Provinsi Banten, Brigjen TNI Edi Saputra berharap dapat diterima menjadi bagian dari masyarakat. Ia menekankan pentingnya kolaborasi, saling mendukung, dan membantu antar semua pihak. Keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah sangat dibutuhkan untuk mencapai tujuan bersama.
Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk melanjutkan proses pembangunan di Provinsi Banten agar bisa tercapai secara optimal. Dengan dukungan penuh dari Babinsa, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan Banten dapat terus berkembang. Keamanan yang terjaga akan menjadi fondasi kuat bagi setiap program pembangunan yang dicanangkan.
Sumber: AntaraNews