Buka Musda Golkar di Sulteng, Bahlil Soroti KPI Ketua Umum yang Minta Tambahan Kursi di DPR
Bahlil memberikan pujian atas peningkatan jumlah kursi Golkar di DPR yang terjadi di bawah kepemimpinan Akbar Tanjung dan Airlangga Hartarto.
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memberikan arahan kepada seluruh kader partai yang memiliki lambang beringin untuk bekerja lebih keras demi menambah jumlah kursi di DPR RI pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2029.
"Kalau sekarang 102 kursi di DPR, maka harus kita naikkan menjadi di atas 102. Berapa-nya? Itu soal lain," ujarnya saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Golkar Sulawesi Tengah yang berlangsung di Palu. Hal ini mendemonstrasikan komitmen partai dalam meningkatkan representasi di lembaga legislatif.
Bahlil Lahadalia juga menjelaskan bahwa indikator kinerja utama (KPI) bagi seorang ketua umum dan pengurus partai terletak pada kemampuan mereka untuk menambah jumlah kursi di parlemen.
Dengan demikian, pencapaian ini menjadi tolok ukur keberhasilan bagi kepemimpinan di Partai Golkar. Melalui upaya yang terencana dan kerja sama yang solid, diharapkan target tersebut dapat tercapai demi kemajuan partai ke depan.
Akbar Tanjung dan Airlangga Dapatkan Pujian
Dalam perjalanan sejarah Golkar setelah reformasi, hanya terdapat dua ketua umum yang berhasil meningkatkan jumlah kursi partai. Mereka adalah Akbar Tanjung pada tahun 2004 dan Airlangga Hartarto pada tahun 2024.
"Kalau ketua umum partai, kursinya turun, ya mohon maaf. Prestasinya tidak bagus. Dan kalau itu terjadi, saya juga harus tahu diri," tegasnya. Pernyataan ini menunjukkan pentingnya pencapaian ketua umum dalam mempertahankan dan meningkatkan posisi partai di parlemen.
Lebih lanjut, dia menekankan bahwa semua pihak seharusnya menghargai keberhasilan pemimpin partai yang mampu mencapai target tersebut. Kesuksesan dalam politik tidak hanya diukur dari jumlah kursi, tetapi juga dari kemampuan untuk membawa partai ke arah yang lebih baik. Oleh karena itu, pengakuan terhadap prestasi pemimpin sangatlah diperlukan dalam konteks politik yang kompetitif.
Ketua Umum Perlu Miliki Kreativitas
Untuk memperkuat posisi kursi Partai Golkar sebagai salah satu partai politik dan berfungsi sebagai alat politik pemerintah, diperlukan adanya inovasi. "Kesejahteraan, pemerataan, mewujudkan undang-undang dasar dan Pancasila sebagai bagian penting dalam perjuangan kita," pesannya.
Dalam konteks ini, kreativitas menjadi kunci untuk menarik perhatian masyarakat serta meningkatkan dukungan terhadap partai. Dengan pendekatan yang inovatif, Golkar dapat lebih efektif dalam menyampaikan visi dan misinya kepada publik.
Selain itu, upaya untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam politik juga harus menjadi fokus utama. Melalui program-program yang berorientasi pada kepentingan rakyat, Golkar dapat membangun citra positif di mata masyarakat.
"Kesejahteraan, pemerataan, mewujudkan undang-undang dasar dan Pancasila sebagai bagian penting dalam perjuangan kita," pesannya. Dengan demikian, Golkar tidak hanya berfungsi sebagai partai politik, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu mendorong kemajuan bangsa.
Ketua DPD Golkar Sulteng Tambah Kursi Golkar di DPRD
Bahlil memberikan perhatian khusus kepada Golkar Sulteng yang dipimpin oleh M Arus Abdul Karim. Dalam Pemilu 2024, Golkar Sulteng berhasil mengantarkan dua orang kadernya ke DPR RI, serta mencalonkan sembilan kader sebagai kepala daerah dan wakil kepala daerah di 13 daerah yang ada di Sulteng.
Keberhasilan ini membuat Bahlil memberikan diskresi kepada Arus A Karim untuk menjabat sebagai Ketua Golkar Sulteng selama periode ketiga, yaitu dari 2025 hingga 2030. Dia juga menekankan bahwa keputusan ini harus berdampak positif dengan meningkatkan jumlah kursi di DPRD kabupaten/kota, provinsi, dan pusat.
"Golkar ini partai lama. Kita enggak ada untungnya menang tetapi kursi turun. Enggak penting menang, yang penting kursi naik," katanya menegaskan.
Pesan tersebut menunjukkan bahwa fokus utama Golkar adalah meningkatkan representasi di berbagai level pemerintahan, bukan sekadar meraih kemenangan dalam pemilu. Dengan langkah ini, diharapkan Golkar Sulteng dapat memperkuat posisinya dan memberikan kontribusi yang lebih besar di tingkat legislatif.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4924302/original/049942800_1724239975-Infografis_SQ_Bahlil_Lahadalia_Terpilih_Jadi_Ketum_Partai_Golkar.jpg)