La Ode Saiful Deklarasi Maju Calon Ketum Kosgoro 1957, Siap Akarkan Organisasi Karya
La Ode Saiful Akbar resmi mendeklarasikan diri sebagai calon Ketua Umum Kosgoro 1957 di Musyawarah Besar (Mubes) V, berkomitmen mengembalikan organisasi pada akarnya sebagai wadah karya untuk bangsa.
Ketua Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957, La Ode Saiful Akbar, secara resmi mendeklarasikan diri untuk maju sebagai calon Ketua Umum organisasi tersebut. Deklarasi ini dilakukan menjelang Musyawarah Besar (Mubes) V yang akan diselenggarakan pada Juni 2026 di Jakarta. La Ode Saiful menyatakan kesiapannya untuk memimpin Kelompok Induk Organisasi Partai Golkar ini dengan visi yang kuat.
Deklarasi tersebut berlangsung di Ancol pada Minggu, 24 Mei 2026, menandai langkah awal La Ode Saiful dalam kontestasi kepemimpinan Kosgoro 1957. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa perubahan signifikan. La Ode Saiful berambisi untuk mengakarkan kembali Kosgoro 1957 sesuai dengan tujuan sejarah dan nilai-nilai luhur yang diwarisinya.
Sebagai tokoh yang juga memiliki latar belakang di dunia usaha, La Ode Saiful meyakini bahwa kekuatan sebuah organisasi besar terletak pada akarnya. Ia percaya bahwa akar inilah yang akan menutrisi dan memberikan kekuatan pada organisasi. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan kemaslahatan bagi seluruh anggota dan ekosistem Kosgoro 1957.
Visi La Ode Saiful untuk Kosgoro 1957
La Ode Saiful Akbar memiliki visi yang jelas untuk Kosgoro 1957, yaitu mengembalikan organisasi ini pada esensinya sebagai wadah karya. Ia berkomitmen untuk mengakarkan kembali Kosgoro 1957 sebagai organisasi karya sesuai tujuan sejarah dan nilai yang diwarisinya. Menurutnya, akar inilah yang akan memberikan kekuatan serta menutrisi pohon organisasi agar berbuah kemaslahatan bagi anggota dan ekosistemnya.
Dalam kepemimpinannya, La Ode Saiful berencana merumuskan strategi untuk menghadapi berbagai tantangan global dan domestik. Tantangan tersebut meliputi kompetisi global, disrupsi teknologi, ketimpangan ekonomi, krisis kaderisasi, dan perubahan sosial yang sangat cepat. Ia melihat hal ini sebagai tantangan tata kelola sumber daya, baik manusia maupun alam, yang sangat relevan untuk dikelola oleh Kosgoro 1957.
La Ode Saiful juga mengajak seluruh kader agar Kosgoro 1957 tidak hanya menjadi kenangan sejarah, tetapi hadir dalam kehidupan nyata. Ia ingin organisasi ini menjadi rumah besar karya, tempat lahir dan tumbuhnya kader yang berpikiran besar, bekerja nyata, dan berjuang untuk Indonesia. Ia menambahkan bahwa Kosgoro 1957 harus mampu menjadi solusi untuk setiap tantangan dan memenangkan masa depan, yang dapat dicapai dengan menjaga akar, membaca zaman, dan menyiapkan generasi penerus.
Persiapan Musyawarah Besar V Kosgoro 1957
Kelompok Induk Organisasi Partai Golkar, Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong atau Kosgoro 1957, tengah mempersiapkan pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) V. Acara penting ini dijadwalkan akan digelar pada bulan Juni 2026 di Jakarta. Persiapan ini menunjukkan komitmen organisasi untuk melanjutkan estafet kepemimpinan secara demokratis.
Ketua Umum KOSGORO 1957, Dave Akbarshah Fikarno Laksono, menjelaskan bahwa rapat pleno yang berlangsung pada 28 April 2026 menjadi momentum krusial. Rapat tersebut memastikan kesiapan organisasi dalam menyelenggarakan kegiatan Mubes V. Persiapan yang matang ini menegaskan komitmen semua pihak untuk menyelenggarakan Mubes V 2026 secara demokratis dan transparan.
Selain membahas kesiapan teknis, rapat pleno juga menekankan pentingnya mekanisme musyawarah dan mufakat dalam seluruh proses pengambilan keputusan. Proses ini dilakukan dengan menjunjung tinggi nilai demokrasi organisasi. Hal ini diharapkan dapat menghasilkan kepemimpinan yang kuat dan didukung oleh seluruh anggota Kosgoro 1957.
Sumber: AntaraNews