Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji Luncurkan Buku 'Kekuasaan Yang Menolong', Bawa Semangat Politik untuk Rakyat

Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, meluncurkan buku berjudul "Kekuasaan Yang Menolong" yang membawa semangat politik untuk menolong rakyat dan mengabdi kepada masyarakat luas.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji Luncurkan Buku 'Kekuasaan Yang Menolong', Bawa Semangat Politik untuk Rakyat
Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, meluncurkan buku berjudul "Kekuasaan Yang Menolong" yang membawa semangat politik untuk menolong rakyat dan mengabdi kepada masyarakat luas. (AntaraNews)

Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, secara resmi meluncurkan buku terbarunya yang bertajuk "Kekuasaan Yang Menolong" di kompleks parlemen, Jakarta, pada Senin (20/4). Peluncuran buku ini bukan sekadar peresmian karya literasi, melainkan juga manifestasi dari semangat politik yang kuat untuk senantiasa menolong rakyat.

Dalam acara tersebut, Sarmuji menegaskan bahwa garis politik yang ia yakini memandang kekuasaan bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai sarana utama untuk mengabdi dan membantu masyarakat. Ia berharap, melalui buku ini, pesan tentang pentingnya kekuasaan yang berpihak pada kepentingan publik dapat tersampaikan dengan baik.

Buku "Kekuasaan Yang Menolong" merupakan salah satu dari tiga karya yang diterbitkan oleh Sarmuji, termasuk di antaranya kumpulan puisi dan lagu. Karya-karya ini didedikasikan secara khusus untuk mendiang putranya, Muhammad Sutojoyo Sulthanan Nashir, yang telah wafat setelah berjuang melawan leukemia pada tahun 2024.

Inspirasi Mendalam di Balik 'Kekuasaan Yang Menolong'

Judul buku "Kekuasaan Yang Menolong" memiliki makna yang sangat personal dan mendalam bagi Muhammad Sarmuji. Ia mengungkapkan bahwa judul tersebut merupakan terjemahan dari nama mendiang putranya, Muhammad Sutojoyo Sulthanan Nashir.

Nama sang putra sejak awal telah menjadi pengingat bagi Sarmuji dalam menjalani dunia politik, memotivasinya untuk menjadikan keberadaannya di ranah politik sebagai kekuatan yang memberikan manfaat. Sarmuji berharap politik dapat menjadi alat untuk menolong dan memberikan dampak positif bagi banyak orang, sesuai dengan makna nama anaknya.

Meskipun putranya telah berpulang, nilai dan makna dari nama tersebut tetap ia pegang teguh sebagai prinsip hidup dan berpolitik. Acara peluncuran buku ini juga dipersembahkan bagi semua orang tua yang pernah merasakan kehilangan anak, sebagai bentuk empati dan solidaritas.

Kekuasaan untuk Kepentingan Publik dan Respons Isu Kerakyatan

Muhammad Sarmuji menjelaskan bahwa bagian awal bukunya secara khusus menekankan konsep kekuasaan yang harus berpihak pada kepentingan publik. Ia meyakini bahwa melalui politik, segala urusan masyarakat dapat dikelola dan kebijakan publik dapat diputuskan demi kemaslahatan bersama.

Bab-bab selanjutnya dalam buku "Kekuasaan Yang Menolong" berisi respons dan pandangan Sarmuji terhadap berbagai isu kerakyatan yang berkembang di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar, ia kerap menanggapi situasi dan isu-isu penting yang menjadi perhatian publik.

Karya literasi ini tidak hanya menjadi refleksi spiritual dan politik Sarmuji, tetapi juga menjadi wadah baginya untuk menyampaikan pemikiran strategis dalam merespons dinamika sosial dan politik. Ia berharap, kiprah politiknya dapat meninggalkan jejak kebaikan bagi generasi mendatang, sebagaimana doa Nabi Ibrahim.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi