Sorot
{{caption}}
Usai Surati Prabowo, Pengusaha China Kini Mengeluh ke Purbaya dan Bahlil

{{caption}}
Dasco Sebut Tak Ada Larangan Presiden Sampaikan Kerangka Ekonomi di DPR

{{caption}}
IHSG Merosot 29% dari Rekor Tertinggi, Pemulihan Tergantung 3 Hal Ini

{{caption}}
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Tuntutan Besok

{{caption}}
IHSG Hari Ini 19 Mei 2026 Tinggalkan Posisi 6.400

{{caption}}
Pemerintah Ungkap Kendala Bebaskan Jurnalis RI yang Ditahan Israel

Topik Terkait
{{caption}}
Senjata Makan Tuan, Serda Edi Sudarko Terciprat Cairan Pembersih Karat Disiramkan ke Andrie Yunus

Edi mengaku menyiram cairan ke arah badan Andrie Yunus saat motor keduanya sejajar di jalan. Saat itu korban disebut memakai jaket dan helm.

{{caption}}
Di Sidang Militer, Terdakwa Ngaku Usulkan Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus karena Lebih Praktis

Budhi menjelaskan usulan itu muncul secara spontan ketika mendengar Terdakwa I, Sersan Dua Edi Sudarko, mengutarakan keinginan memukuli Andrie Yunus.

{{caption}}
Serda Edi Sudarko Mengaku Tak Ada Komando Khusus Menyiram Air Keras Andrie Yunus: Tidak Ada Mengatur, Hanya Naluri

Awalnya Edi mengaku ingin memukuli Andrie Yunus usai melihat video interupsi rapat revisi Undang-Undang TNI di Hotel Fairmont.

{{caption}}
Diracik di BAIS, Air Keras buat Menyiram Andrie Yunus Campuran Accu Bekas dan Cairan Pembersih Karat

Dalam persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, terungkap salah satu pengakuan penting terkait asal-usul cairan yang digunakan dalam aksi tersebut.

{{caption}}
Kopi di Mess BAIS TNI dan Skenario Jahat Menyerang Andrie Yunus

Empat prajurit TNI terdakwa penyiram air keras Andrie Yunus didakwa pasal berlapis dengan hukuman mencapai 12 tahun penjara.

{{caption}}
Komitmen Kapolda Usut Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis Andrie Yunus Secara Transparan

Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menegaskan bahwa pengawasan dilakukan agar proses penyidikan berjalan sesuai aturan.

{{caption}}
Polisi Putar Rekaman CCTV, Pelaku Penyiraman Air Keras Sudah Buntuti Andrie Yunus dari Kantor YLBHI

Polisi memutar rekaman CCTV yang mengungkap aksi penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.

{{caption}}
Polisi Ungkap Hasil Awal Analisa CCTV: Pelaku Memiliki Ketenangan

Kepolisian masih mengumpulkan fakta hukum melalui analisis kamera CCTV dan jaringan komunikasi pelaku.

{{caption}}
Masih Dirawat Intensif Akibat Disiram Air Keras, Begini Kondisi Terkini Aktivis KontraS Andrie Yunus

Korban saat ini masih menjalani perawatan medis akibat luka dialaminya.

{{caption}}
Detik-Detik Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, 2 Motor dari Jaksel Kumpul di Gambir Buntuti Korban hingga Salemba

Empat pelaku berboncengan dengan 2 sepeda motor dari arah Jakarta Selatan lalu berkumpul di Gambir. Kemudian, buntuti korban hingga Salemba Jakpus.

{{caption}}
Kapolri Beri Atensi Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Penyelidikan Dipercepat

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi khusus pada kasus penyiraman air keras Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, memastikan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku.

{{caption}}
Polri Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS, Periksa Saksi dan CCTV

Polri berkomitmen mengungkap kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus, dengan fokus pada pemeriksaan saksi dan analisis rekaman CCTV untuk kejelasan dan penangkapan pelaku.

{{caption}}
Besok, Empat Prajurit TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Jalani Sidang Tuntutan

Persidangan akan digelar terbuka dan mendorong publik untuk bersama-sama mengawal proses persidangan.

{{caption}}
Temukan Dugaan Pelanggaran Etik, Kubu Andrie Yunus Laporkan Hakim Sidangkan Kasus Penyiraman Air Keras ke KY dan MA

Laporan dibuat atas dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH) selama persidangan berlangsung.

{{caption}}
Kubu Andrie Yunus Diperiksa Polisi, Bawa Sederet Bukti Keterlibatan Sipil dalam Kasus Penyiraman Air Keras

Temuan itu dibawa perwakilan tim investigasi TAUD, Ravio Patra saat menghadiri pemeriksaan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (19/5).

{{caption}}
Empat Prajurit TNI Penyiram Air Keras Minta Maaf ke Andrie Yunus: Kami Doakan Semoga Lekas Sembuh

Permintaan maaf itu disampaikan saat sidang di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (13/5).

{{caption}}
Reaksi Terdakwa Lihat Video Andrie Yunus Terobos Rapat Revisi UU TNI Diputar Hakim: Kesal, Tak Punya Sopan Santun

Terdakwa mengaku kesal karena menilai korban tidak sopan saat masuk ke rapat tertutup.

{{caption}}
Momen Dua Prajurit TNI Tunjukan Luka Terciprat Air Keras Usai Siram Andrie Yunus, Ada Luka Hitam di Tangan hingga Dada

Penasihat hukum menilai bekas luka para terdakwa masih terlihat jelas meski penyiraman terjadi pada 12 Maret 2026.

{{caption}}
Menhan Sjafrie Ungkap Angka Kriminalitas Berkurang Dampak Pembentukan 150 Batalyon Baru Tiap Tahun

Sjafrie menyebut, dengan kehadiran Yonif TP, angka kriminalitas seperti aksi begal di kabupaten/kota bisa menjadi turun secara drastis.

{{caption}}
Beredar Rekaman CCTV Sebelum Penembakan Prajurit TNI, Pihak Kafe Ngaku Kecolongan Pelaku Bawa Senpi

Dalam rekaman yang beredar, terlihat Sertu MRR bersama sejumlah rekannya memasuki Kafe Panhead Palembang pada Sabtu (16/5) dini hari.

{{caption}}
TNI Dilibatkan dalam Proyek Olah Timbunan Sampah Jadi BBM

Zulhas menyampaikan, pengolahan sampah menjadi BBM merupakan bagian dari transformasi besar pengelolaan sampah.

{{caption}}
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Umumkan TNI Punya Tugas Baru: AD Pertanian Jagung dan Padi, AL Kedelai

Sjafrie menyebut, pembagian tugas yakni TNI Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Laut (AL) nantinya akan mengurusi bidang pertanian dan pangan.

{{caption}}
Ledakan di Halaman Gereja Intan Jaya, TNI Minta Masyarakat Tak Terprovokasi Informasi Belum Terverifikasi

Dari temuan awal TNI ditemukan granat di lokasi memiliki karakteristik tidak sesuai dengan granat standar digunakan TNI.

{{caption}}
Ini Motif dan Hal Memberatkan Hukuman Tiga Prajurit TNI Pembunuh Kacab Bank

Motif itu diungkap Mayor Chk Wasinton saat pembacaan tuntutan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Senin (18/5).