Polisi masih mengusut peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Sebanyak 86 rekaman CCTV disita penyidik.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin membeberkan hasil analisis rekaman CCTV yang terjadi di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi Kamis (12/3) sekira pukul 23.37 Wib.
"Berdasarkan hasil analisa rekaman CCTV dari sejumlah titik di Jakarta, para terduga pelaku diduga telah mengikuti pergerakan korban sejak sebelum kejadian," kata Iman saat konferensi pers, Senin (16/3).
Dari rekaman CCTV, para pelaku terdeteksi bergerak dari wilayah Jakarta Selatan menuju titik kumpul di Jalan Merdeka Timur, dekat Stasiun Gambir. Pelaku kemudian melintas di Jalan Ir H Juanda, Jalan Medan Merdeka Barat, hingga kawasan Tugu Tani sebelum menuju LBH Jakarta.
Saat korban selesai menghadiri kegiatan di LBH Jakarta, para pelaku mulai membuntuti pergerakan korban. Korban sempat mengisi bahan bakar di SPBU Cikini Raya sekitar pukul 23.32 Wib hingga 23.35 Wib dan tetap diikuti pelaku.
Advertisement
Beraksi di Salemba
Dia mengatakan, empat terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor lalu menunggu di depan KFC Cikini sebelum mengikuti korban ke Jalan Diponegoro hingga Jalan Salemba I. Di lokasi itulah pelaku menyiramkan cairan yang diduga asam kuat ke arah korban.
Advertisement
Pelaku Kabur ke Arah Senen
Usai beraksi, dua pelaku kabur melawan arus menuju Senen, Kramat Raya, Tugu Tani hingga Gondangdia lalu bergerak ke Jakarta Selatan.
Sementara dua pelaku lainnya melarikan diri melalui Matraman menuju Jatinegara hingga Jalan Otto Iskandardinata, Jakarta Timur.
"Hasil analisa juga menunjukkan salah satu pelaku sempat mengganti pakaian sebelum melanjutkan pelarian," ujar Iman.