Ternyata, Terapis yang Tewas di Jaksel Dapat Lowongan Kerja dari TikTok
Citra Ayu mengatakan, pihaknya kini menelusuri bagaimana proses perekrutan korban dilakukan.
Polisi terus mendalami penyebab tewasnya seorang terapis yang ditemukan di belakang Gedung TIKI, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Korban yang diketahui bernama Siti Auliya Zanura Rifaatul Islam itu baru sebulan bekerja di sebuah spa kawasan Pejaten.
Terungkap, korban mendapat mendapat tawaran kerja via postingan di aplikasi TikTok. Hal itu diungkap oleh Kanit PPA Polres Metro Jakarta Selatan AKP Citra Ayu setelah memeriksa kakak korban yang juga menjadi pelapor.
"Sejauh ini kami baru dapat satu informasi yaitu dari kakaknya ya, dari kakaknya itu sebagai pelapor juga bahwa korban ini mendapatkan informasi terkait pekerjaan itu dari TikTok," kata Citra Ayu kepada wartawan, Selasa (14/9).
Citra Ayu mengatakan, pihaknya kini menelusuri bagaimana proses perekrutan korban dilakukan. Dugaan sementara, ada pihak lain yang berperan sebagai perantara atau agen yang menyalurkan korban ke spa tempatnya bekerja, masih ditelusuri.
"Nah, itu nanti kita akan dalami pada saat kita pemeriksaan pihak-pihak terkait," ucap dia.
Menyita Dokumen
Selain memeriksa pihak keluarga, Citra menerangkan, pihaknya juga sudah menyita dokumen berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang digunakan korban saat melamar kerja.
"Sejauh ini yang kita amankan hanya KTP dan KK-nya saja. KTP yang digunakan pada saat mendaftar sudah kita amankan, sudah kita simpan sebagai salah satu barang bukti," ucap dia.
Namun, dari hasil pemeriksaan, identitas yang digunakan korban berbeda dengan data aslinya.
Nama dan usia di KTP tidak sama dengan catatan kependudukan yang diperoleh dari Dukcapil Indramayu. "Berbeda, namanya berbeda. Usianya berbeda," ucap dia.