Polisi Dalami Kasus Kematian Terapis Spa di Jaksel, Diduga Masih 14 Tahun
Ada informasi dari pihak keluarga bahwa korban masih berusia 14 tahun.
Penyelidikan kematian seorang terapis spa bernama Siti Auliya Zanura Rifaatul Islam terus berlanjut. Korban yang baru sebulan bekerja di sebuah spa kawasan Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, ditemukan tak bernyawa di belakang Gedung TIKI beberapa waktu lalu.
Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, menjelaskan pihaknya sudah memanggil manajer spa dan perekrut untuk dimintai keterangan.
Namun, hanya manajer yang hadir, sementara pihak perekrut meminta penundaan pemeriksaan hingga pekan depan.
“Manajer sudah dipanggil. Kita panggil yang rekrutmennya dulu, harusnya kemarin Kamis, tapi minta mundur minggu depan,” kata Ardian, Jumat (10/10).
Polisi ingin memastikan bagaimana proses rekrutmen para terapis dilakukan. Sebab, ada informasi dari pihak keluarga bahwa korban masih berusia 14 tahun.
“Nah infonya begitu, itu masih keterangan keluarga. Kita juga masih menunggu dari Dukcapil,” ujar Ardian.
Dugaan Penyebab Kematian
Polisi juga menunggu hasil autopsi rumah sakit untuk memastikan penyebab kematian korban, apakah karena melompat atau terjatuh.
“Kita dalami, sambil menunggu hasil autopsi rumah sakit. Kalau dugaan kita sementara, dari awal kemarin antara lompat atau jatuh,” jelasnya.
Hasil penyelidikan awal menunjukkan korban beberapa kali terlihat mondar-mandir ke kamar mandi seorang diri sebelum kejadian.
Rekaman CCTV bahkan memperlihatkan korban sempat menatap kamera, seolah berusaha menghindari pantauan.
“Dia berusaha untuk menghindari pantauan CCTV. Pas di kamar mandi, dia ada melihat ke arah kamera. Berarti kan memang inisiatif dia sendiri,” ungkap Ardian.
Rekaman CCTV juga tidak menunjukkan adanya orang lain yang mengejar atau mengikuti korban.
“Nggak ada, yang ketangkap di CCTV sendiri,” tandas Ardian.