Kasus Kematian Terapis di Jaksel, Polisi Masih Tunggu Hasil Autopsi
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, menyampaikan pihaknya menunggu hasil autopsi dari tim forensik.
Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya seorang wanita berinisial RTA, terapis yang ditemukan di lahan kosong belakang gedung TIKI, Jalan H. Tutty Alawiyah, Pejaten Barat, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (2/10). Hingga kini, penyebab kematian belum dapat dipastikan.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Ardian Satrio Utomo, menyampaikan pihaknya menunggu hasil autopsi dari tim forensik.
“Kita masih menunggu pemeriksaan. Sudah 15 saksi kita periksa. Namun hasil autopsi belum keluar, jadi belum bisa memastikan penyebab kematian,” kata Ardian, Selasa (7/10).
Dari belasan saksi itu, salah satunya merupakan manajer di tempat korban bekerja. Namun, polisi masih mendalami alasan korban meninggalkan mess sebelum ditemukan meninggal.
“Manager sudah kita periksa, tapi masih kita dalami. Motif korban keluar mess belum jelas, karena keterangan masih harus dipenuhi,” tambah Ardian.
Belum Ada Rekaman CCTV
Ardian juga mengungkapkan, hingga kini belum ditemukan kamera pengawas di sekitar lokasi kejadian.
“Belum, kita sudah cross-check, masih belum menemukan CCTV. Hanya ada jejak kaki di lokasi tanah kosong itu, jadi tidak ada yang terekam,” jelasnya.
Sebelumnya, Wakasat Reskrim Polres Metro Jaksel, AKP Igo Fazar Akbar, menyebut dugaan awal korban tewas setelah melompat dari lantai lima sebuah ruko di kawasan tersebut.
“Dugaan sementara seperti itu. Tapi kami masih memeriksa saksi-saksi, mulai dari yang pertama kali menemukan korban hingga warga sekitar,” kata Igo, Jumat (3/10).
Hingga kini, tujuh saksi awal sudah diperiksa, termasuk satpam yang pertama kali melihat korban. Keluarga korban juga telah membuat laporan resmi ke polisi.