Terminal Kampung Rambutan Layani Lebih 22 Ribu Penumpang Selama Arus Balik Lebaran 2026
Terminal Kampung Rambutan mencatat lebih dari 22 ribu penumpang tiba hingga H+6 Lebaran 2026, menandai puncak Arus Balik Lebaran 2026 yang terkonsentrasi.
Arus Balik Lebaran 2026 telah menunjukkan puncaknya di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, dengan puluhan ribu pemudik kembali ke ibu kota. Sejak H+1 hingga H+6 Lebaran 2026, terminal ini telah melayani kedatangan lebih dari 22 ribu penumpang bus antarkota antarprovinsi (AKAP). Data ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk pulang kampung dan kini kembali beraktivitas.
Pengendali Terminal Kampung Rambutan, Mulyono, menyatakan bahwa jumlah total penumpang mencapai 22.508 orang terhitung dari tanggal 22 Maret hingga 27 Maret 2026. Angka ini merupakan akumulasi dari kedatangan harian yang terus meningkat setelah perayaan Idulfitri. Pihak terminal terus memantau pergerakan penumpang untuk memastikan kelancaran arus balik.
Kedatangan penumpang ini didominasi oleh pemudik dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera yang menggunakan layanan bus AKAP. Terminal Kampung Rambutan tetap menjadi salah satu gerbang utama bagi mereka yang kembali ke Jakarta, menunjukkan perannya yang vital dalam sistem transportasi publik.
Puncak Kedatangan dan Analisis Data Arus Balik Lebaran 2026
Periode Arus Balik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan mencatat lonjakan signifikan pada hari-hari setelah Lebaran. Pada H+1, tercatat 645 penumpang dengan 102 bus, kemudian meningkat drastis pada H+2 menjadi 2.251 penumpang dengan 163 bus. Tren peningkatan ini berlanjut hingga H+3, di mana 4.907 penumpang tiba menggunakan 212 bus.
Puncak arus balik terjadi pada Rabu, 25 Maret 2026, atau H+4 Lebaran, dengan jumlah kedatangan mencapai 7.144 penumpang yang diangkut oleh 217 bus AKAP. Angka ini menandakan konsentrasi pemudik yang kembali ke Jakarta dalam beberapa hari setelah Lebaran berakhir. Mulyono menegaskan bahwa tingginya jumlah pada H+4 menunjukkan arus balik tahun ini cukup terkonsentrasi.
Setelah puncak tersebut, kedatangan penumpang masih tinggi pada H+5 dengan 5.896 penumpang dan 215 bus. Pada H+6 hingga Jumat siang, tercatat 1.665 penumpang dengan 83 bus, dan jumlah ini masih berpotensi bertambah hingga malam hari. Data ini memberikan gambaran jelas mengenai pola pergerakan masyarakat selama Arus Balik Lebaran 2026.
Meskipun puncak telah terlewati, Terminal Kampung Rambutan tetap menjadi titik sentral kedatangan bagi pemudik. Banyak dari mereka yang kembali berasal dari berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera, menegaskan peran strategis terminal ini dalam melayani kebutuhan transportasi antarprovinsi.
Antisipasi Gelombang Kedua dan Koordinasi Lintas Sektor Arus Balik
Meskipun puncak Arus Balik Lebaran 2026 telah terlewati, pengelola Terminal Kampung Rambutan tetap waspada terhadap potensi gelombang kedua kedatangan penumpang. Mulyono memperkirakan gelombang kedua ini masih akan terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026. Hal ini seiring dengan berakhirnya masa libur bagi sebagian pemudik yang memilih untuk kembali lebih lambat.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang mungkin terjadi, pengelola terminal telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak. Aparat TNI dan Polri dilibatkan guna memastikan keamanan serta kelancaran operasional di seluruh area terminal. Langkah ini penting untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan para penumpang yang tiba.
Selain aspek keamanan, pengelola terminal juga bekerja sama dengan Transjakarta dan JakLingko. Kerja sama ini bertujuan untuk menyiagakan armada lanjutan yang memadai bagi penumpang yang baru tiba, terutama pada malam hingga dini hari. Ketersediaan transportasi lanjutan sangat krusial agar penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke tujuan akhir mereka tanpa hambatan.
Koordinasi lintas sektor ini menunjukkan komitmen Terminal Kampung Rambutan dalam memberikan pelayanan terbaik selama periode Arus Balik Lebaran 2026. Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh proses kedatangan penumpang dapat berjalan lancar dan aman, mendukung mobilitas masyarakat setelah perayaan Idulfitri.
Sumber: AntaraNews