Ribuan Penumpang Padati Terminal Kampung Rambutan, Arus Balik Lebaran Masih Berlanjut
Hingga Jumat siang, ribuan penumpang telah tiba di Terminal Kampung Rambutan, menandai kelanjutan Arus Balik Lebaran 2026. Data operasional menunjukkan aktivitas padat di terminal.
Pada H+6 Lebaran, Terminal Kampung Rambutan di Jakarta Timur kembali menjadi saksi padatnya kedatangan pemudik yang kembali ke ibu kota. Sebanyak 1.665 penumpang tercatat tiba hingga Jumat siang, menggunakan bus antarkota antarprovinsi (AKAP).
Kedatangan ini berasal dari 83 unit bus yang datang dari berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera dalam kurun waktu pukul 06.00 hingga 14.00 WIB. Data ini menunjukkan bahwa mobilitas masyarakat pasca-Lebaran masih sangat tinggi.
Pengendali Terminal Kampung Rambutan, Mulyono, menegaskan bahwa terminal ini tetap menjadi salah satu pusat kedatangan utama bagi pemudik. Pihak terminal terus memantau pergerakan penumpang demi kelancaran operasional serta keamanan dan kenyamanan pengguna jasa terminal.
Aktivitas Kedatangan dan Keberangkatan H+6 Lebaran
Pada periode H+6 Lebaran, Terminal Kampung Rambutan mencatat aktivitas yang signifikan baik untuk kedatangan maupun keberangkatan. Sebanyak 1.665 penumpang tiba dengan 83 bus AKAP hingga Jumat siang.
Sementara itu, jumlah keberangkatan penumpang pada hari yang sama juga cukup tinggi, mencapai 487 orang. Mereka berangkat menggunakan 74 bus AKAP menuju berbagai tujuan.
Selain bus AKAP, angkutan Transjabodetabek juga menunjukkan pergerakan yang stabil. Tercatat 275 penumpang tiba dengan 11 bus, dan 82 penumpang berangkat dengan jumlah armada yang sama.
Data ini mengindikasikan bahwa Terminal Kampung Rambutan berperan penting dalam melayani mobilitas masyarakat, baik yang kembali dari mudik maupun yang masih melakukan perjalanan. Pengelola terminal memastikan semua operasional berjalan lancar.
Puncak Arus Balik dan Antisipasi Gelombang Kedua
Terminal Kampung Rambutan telah mengalami puncak arus balik sebelumnya pada Rabu (25/3), dengan kedatangan 7.144 penumpang. Jumlah ini diangkut oleh 217 bus AKAP, menunjukkan lonjakan signifikan.
Angka tersebut bahkan melampaui puncak arus mudik pada H-3 Lebaran, 18 Maret 2026, yang mencatat 5.336 penumpang dengan jumlah bus yang sama. Ini menunjukkan intensitas kepulangan yang lebih tinggi.
Mulyono juga memperkirakan gelombang kedua puncak Arus Balik Lebaran akan terjadi pada Minggu (29/3) mendatang. Hal ini seiring dengan masih banyaknya pemudik yang diperkirakan akan kembali ke Jakarta.
Antisipasi terhadap lonjakan ini menjadi fokus utama pengelola terminal. Mereka terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi kepadatan.
Koordinasi dan Kesiapan Terminal Menghadapi Arus Balik
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang selama periode Arus Balik Lebaran, pengelola Terminal Kampung Rambutan telah melakukan koordinasi erat. Aparat TNI dan Polri dilibatkan untuk memastikan situasi tetap kondusif.
Selain itu, kerja sama juga terjalin dengan Transjakarta dan JakLingko guna menyiagakan armada tambahan. Ketersediaan transportasi lanjutan ini krusial, terutama bagi penumpang yang tiba pada malam hingga dini hari.
Langkah-langkah antisipasi ini menunjukkan komitmen pengelola terminal dalam memberikan pelayanan terbaik. Mereka berupaya meminimalisir potensi penumpukan penumpang dan memastikan kelancaran perjalanan.
Kesiapan infrastruktur dan sumber daya manusia menjadi kunci dalam menghadapi periode padat seperti Arus Balik Lebaran. Semua pihak terkait bekerja sama demi kelancaran mobilitas masyarakat.
Sumber: AntaraNews