Arus Mudik Terminal Kampung Rambutan Lebaran 2026 Melonjak 60 Persen
Puncak Arus Mudik Terminal Kampung Rambutan Lebaran 2026 mencatat peningkatan signifikan lebih dari 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menarik perhatian pada persiapan angkutan Lebaran.
Pengelola Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, melaporkan adanya lonjakan signifikan pada puncak arus mudik Angkutan Lebaran Tahun 2026. Peningkatan ini mencapai lebih dari 60 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, menunjukkan antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan pulang kampung.
Kepala Terminal Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, menyatakan bahwa jumlah keberangkatan pemudik pada tahun ini jauh melampaui angka tahun lalu. Pernyataan ini disampaikan di Jakarta pada Minggu (29/3), menyoroti dinamika pergerakan penumpang.
Data yang dihimpun menunjukkan bahwa puncak arus mudik tahun 2026 terjadi pada H-3 Lebaran, dengan total 5.332 orang penumpang yang berangkat dari terminal tersebut. Angka ini secara substansial lebih tinggi dibandingkan puncak arus mudik H-3 Lebaran 2025 yang hanya mencatat 3.224 penumpang.
Peningkatan Signifikan Arus Mudik Terminal Kampung Rambutan 2026
Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Kampung Rambutan menunjukkan tren peningkatan yang sangat mencolok. Puncak keberangkatan pada H-3 Lebaran tahun ini mencapai 5.332 pemudik, menandakan lonjakan signifikan dalam mobilitas masyarakat. Angka ini merepresentasikan peningkatan lebih dari 60 persen dibandingkan dengan 3.224 pemudik yang tercatat pada puncak H-3 Lebaran tahun 2025.
Revi Zulkarnain, Kepala Terminal Kampung Rambutan, mengonfirmasi bahwa peningkatan ini merupakan indikasi kuat dari tingginya minat masyarakat untuk merayakan Lebaran di kampung halaman. Data tersebut menyoroti pentingnya persiapan matang dalam pengelolaan transportasi publik selama periode libur panjang. Peningkatan jumlah penumpang ini juga mencerminkan pemulihan aktivitas perjalanan pascapandemi yang semakin pesat.
Lonjakan jumlah penumpang ini tidak hanya berdampak pada operasional terminal, tetapi juga pada berbagai sektor terkait. Hal ini termasuk peningkatan aktivitas ekonomi lokal di daerah tujuan mudik, serta kebutuhan akan koordinasi antarlembaga untuk menjamin kelancaran dan keamanan perjalanan.
Dinamika Arus Balik dan Destinasi Favorit Pemudik dari Terminal Kampung Rambutan
Berbeda dengan tren arus mudik, puncak arus balik di Terminal Kampung Rambutan pada tahun 2026 menunjukkan dinamika yang sedikit berbeda. Tercatat 7.114 penumpang datang pada H+3 Lebaran tahun ini. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan puncak arus balik 2025 yang mencapai 12.169 penumpang, menunjukkan pola kedatangan yang mungkin lebih tersebar.
Meskipun demikian, aktivitas di Terminal Kampung Rambutan tetap ramai dengan kedatangan bus dari berbagai daerah, baik dari Pulau Jawa maupun Sumatera. Hal ini mengindikasikan bahwa Terminal Kampung Rambutan tetap menjadi salah satu titik sentral pergerakan penumpang yang vital di Jakarta. Pengelola terminal terus memantau situasi untuk memastikan kelancaran arus penumpang.
Penumpang yang menggunakan layanan Terminal Kampung Rambutan didominasi oleh tujuan dan asal dari kota-kota besar di kedua pulau. Dari Pulau Jawa, tujuan favorit meliputi Surabaya, Malang, Yogyakarta, Tegal, Pekalongan, Purwokerto, Wonosobo, Cilacap, Garut, Tasikmalaya, dan Cianjur.
Sementara itu, dari Pulau Sumatera, destinasi terbanyak adalah Padang, Palembang, Bengkulu, dan Lampung. Pola rute ini konsisten setiap tahunnya, mencerminkan preferensi perjalanan yang populer di kalangan pemudik dan menunjukkan konektivitas terminal ini dengan berbagai wilayah.
Sumber: AntaraNews