jawa
-
Ekonomi •PLN Genjot Percepatan Pasokan Batu Bara, Pastikan Listrik Jawa AmanPT PLN (Persero) mempercepat pengadaan pasokan batu bara, khususnya medium rank coal, untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik di Jawa. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan energi dan mencegah pemadaman.
-
Ekonomi •Volume Kendaraan di GT Jasamarga Cikampek Utama Melonjak Saat Libur PanjangPT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat peningkatan signifikan volume kendaraan di Gerbang Tol (GT) Jasamarga Cikampek Utama selama libur panjang Hari Buruh Internasional.
-
News •Hujan Lebat BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem di Berbagai Wilayah Indonesia Jumat IniBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru. Waspada potensi hujan lebat BMKG di sejumlah wilayah Indonesia pada Jumat besok. Simak detailnya.
-
News •BGN Kembali Tangguhkan Ratusan SPPG di Jawa dan Timur RI Demi Kualitas Program Makan Bergizi GratisBadan Gizi Nasional (BGN) kembali menangguhkan ratusan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jawa dan timur Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan standar kualitas dan keamanan pangan Program Makan Bergizi Gratis tetap terjaga.
-
News •BMKG: Prakiraan Cuaca Hujan Dominasi Kota Besar Indonesia Minggu Ini, Waspada Potensi EkstremBadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca hujan yang akan mendominasi kota-kota besar di Indonesia pada Minggu. Simak detail potensi cuaca ekstrem di wilayah Anda.
-
News •Arus Mudik Terminal Kampung Rambutan Lebaran 2026 Melonjak 60 PersenPuncak Arus Mudik Terminal Kampung Rambutan Lebaran 2026 mencatat peningkatan signifikan lebih dari 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menarik perhatian pada persiapan angkutan Lebaran.
-
Ekonomi •Pola Mudik Lebaran 2026 Banjarmasin Bergeser: Ribuan Penumpang Masih Padati Pelabuhan Trisakti H+4Pola Mudik Lebaran 2026 Banjarmasin menunjukkan fenomena baru. Ribuan penumpang masih memadati Pelabuhan Trisakti H+4, menandakan pergeseran waktu keberangkatan yang menarik dan menantang.
-
News •Animo Tinggi Masyarakat, BI Perpanjang Jadwal Penukaran Uang Rupiah Tahap Kedua di JawaBank Indonesia (BI) mempercepat dan memperpanjang Jadwal Penukaran Uang BI tahap kedua di wilayah Jawa melalui aplikasi PINTAR guna mengakomodasi tingginya antusiasme masyarakat.
-
Ekonomi •PO SAN Siapkan 56 Armada Bus Baru untuk Kelancaran Mudik Lebaran 2026 dan Tingkatkan KeselamatanPO SAN siap mendukung kelancaran Mudik Lebaran 2026 dengan 56 unit bus, termasuk armada baru, serta mengedukasi masyarakat tentang keselamatan berkendara di tengah tingginya angka kecelakaan lalu lintas.
-
News •Riset BRIN Ungkap Faktor Emisi Karbon Lamun Jawa-Sumatra Tertinggi di IndonesiaRiset terbaru Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap faktor emisi karbon lamun di Jawa dan Sumatra menjadi yang tertinggi di Indonesia, memicu kekhawatiran akan dampak lingkungan dan perubahan iklim.
-
News •Kemendikdasmen Salurkan Dana Rp4 Miliar untuk Bantuan Pendidikan Pasca-Bencana di Sumatera dan JawaKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyalurkan dana tanggap darurat awal Rp4 miliar untuk mendukung kegiatan belajar pasca-bencana di Sumatera dan Jawa, memastikan pendidikan tetap berjalan.
-
Ekonomi •BPS Ungkap Dua Wilayah dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia Pada Triwulan II 2025Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan bahwa dua daerah di Indonesia ini mengalami pertumbuhan ekonomi tertinggi.
-
Gaya •Mengapa Masyarakat Jawa Percaya Tidak Boleh Menikah di Bulan Suro? Ini Alasannya!Mitos atau fakta? Masyarakat Jawa percaya tidak boleh menikah di bulan Suro. Simak alasan lengkapnya dalam artikel ini!
-
Trending •Mengapa Orang Jawa Suka Minum Teh Manis? Ini Penjelasan LengkapnyaMinum teh manis merupakan kebiasaan yang lazim dijumpai di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Namun, kebiasaan ini ternyata memiliki akar sejarah yang panjang.
-
Sehat •Cara Parenting 'Jadul' ala Jawa yang Masih Efektif Diterapkan di Saat IniTemukan cara parenting 'jadul' ala Jawa yang masih relevan dan efektif untuk membesarkan anak di era modern ini.
-
News •Mengapa Masyarakat Jawa Buat Ketupat Setelah 7 Hari Lebaran? Ternyata Ini Sejarah dan MaknanyaLebaran Ketupat adalah perayaan tahunan unik masyarakat Jawa yang menandai penyempurnaan ibadah Ramadan, menekankan kebersamaan, silaturahmi, dan refleksi diri.
-
Trending •Apa Itu Padusan? Tradisi Menyucikan Diri Jelang Ramadan di JawaPadusan, tradisi mandi di sumber air suci di Jawa Tengah dan Yogyakarta, menjadi ritual pembersihan diri lahir dan batin sebelum Ramadhan.
-
Unik, PANDI Bikin Kompetisi Pembuatan Website Berkonten Aksara JawaPengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) menggandeng komunitas pegiat aksara Jawa di Yogyakarta dan Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DI Yogyakarta menggelar kompetisi pembuatan situs/web berdomain hanacaraka. Seluruh konten atau sebagian besar konten harus ditulis menggunakan aksara hanacaraka (Jawa).