Sentilan Pedas Indro Warkop Tanggapi Pandji Pragiwaksono Dipolisikan Imbas Materi Mens Rea
Indro menyebut pola kekuasaan kerap menggunakan 'tangan' orang lain yang berujung pihak-pihak dibenturkan.
Komedian senior Indro Warkop memberikan sentilan keras kepada penguasa menyusul ramainya kabar Pandji Pragiwaksono yang dilaporkan ke pihak kepolisian. Dalam pernyataannya, Indro menyoroti pola kekuasaan yang dinilainya kerap menggunakan pihak lain untuk saling dibenturkan.
Menurut Indro, kondisi tersebut menuntut masyarakat untuk lebih cermat dan berhati-hati dalam menyikapi situasi sosial dan politik saat ini.
Indro Warkop: Penguasa Gunakan Orang Lain untuk Membenturkan
Indro Warkop menyampaikan bahwa praktik kekuasaan saat ini berbeda dengan masa lalu. Ia menilai, jika dahulu penguasa tampil langsung, kini justru menggunakan pihak lain untuk menciptakan konflik horizontal.
"Kalau sekarang penguasa mempergunakan orang lain untuk dibenturkan kepada kita. Kita harus lebih banyak belajar," ujar Indro Warkop, kepada wartawan, beberapa waktu lalu.
Ia juga mengaku tertarik dengan cara pandang Mahfud MD yang dinilai memahami hukum secara mendalam.
Nilai Sumpah Pemuda dan Persatuan
Indro mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah bangsa. Ia menekankan pentingnya kembali mengingat nilai-nilai Sumpah Pemuda sebagai fondasi persatuan.
Harus Hati-Hati
"Ini kita harus hati-hati. Ingat ke Sumpah Pemuda, makanya supaya jangan ada kesukuan, jangan ada hal-hal seperti itu muncul," tegas Indro.
Pernyataan Indro Warkop ini pun menjadi sorotan publik, terutama di tengah perdebatan soal kebebasan berekspresi dan kritik terhadap penguasa yang kembali mengemuka usai Pandji Pragiwaksono dipolisikan.