Said Abdullah Merasa Punya Mandatori Bangun Madura
Said selalu berkomitmen memberikan kontribusi untuk Madura.
Said selalu berkomitmen memberikan kontribusi untuk Madura.
Said Abdullah Merasa Punya Mandatori Bangun Madura
Politikus kawakan PDIP Said Abdullah menyebut dirinya memiliki mandatori untuk membangun dan terus memikirkan kemajuan untuk tanah kelahiran ya yaitu Madura. Lewat berbagai jabatan politik yang ia emban baik itu di legislatif maupun di partai politik, Said selalu berkomitmen memberikan kontribusi untuk Madura.
“Bahwa saya dibesarkan di Madura. Saya kan gak boleh meninggalkan Madura. Bukan hanya sekedar kewajiban moral tapi mandatori bagi saya,” kata Said.
Meski memiliki jabatan strategis di Parlemen dan partai, Said menyebut tidak pernah cawe-cawe atau menitipkan orang-orang tertentu untuk menduduki posisi di Madura ataupun Jawa Timur secara keseluruhan.Ketua DPD PDIP Jatim itu mengaku selalu menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.
“Emang partai kulakan apa, saya tidak punya kemampuan memborong partai. Tapi dengan partai-partai besar duduk bersama, bicara misi dan sebagainya, visinya sama saja,” ucap Said.
Padahal menurut Said dengan posisinya sekarang sebagai Ketua Banggar DPR, Ketua DPP PDIP, Ketua PDIP Jatim, akan mudah saja baginya mendirikan dinasti atau menaruh orang-orang dekatnya di jabatan-jabatan penting di daerahnya.
Tapi hal itu tidak pernah dilakukan Said karena bertentangan dengan hati nuraninya. Bila ingin menduduki jabatan tertentu, seseorang kata dia harus berjuang melalui jalur resmi. Dan yang tidak kalau penting lanjut dia adalah dengan membuktikan kapasitas dan kelayakan untuk menjabat.
Said berharap orang-orang yang akan menjadi pemimpin di Madura dan Jatim adalah figur-figur yang memang teruji. Hal itulah yang mendorong Said untuk memberikan rekomendasi terhadap semua sosok yang akan maju di Pilkada serentak 2024 di Jatim.
“Siapapun jangan coba-coba melakukan cara-cara pragmatik-transaksional. Karena itu akan membunuh idealisme kita,” kata Said menambahkan.
Reporter: Febrian Fachri