RSUD Aceh Tamiang Beroperasi Kembali Pasca Banjir, Pelayanan Kesehatan Pulih
Setelah sempat terdampak banjir bandang, RSUD Aceh Tamiang beroperasi kembali melayani masyarakat berkat pasokan listrik. Bantuan genset juga tiba untuk RSUD Aceh Tengah, memastikan pemulihan layanan kesehatan.
Banda Aceh, 06 Desember – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Tamiang kini telah kembali beroperasi penuh. Rumah sakit ini sebelumnya sempat terhenti layanannya akibat dampak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa hari lalu.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan kabar baik ini dalam konferensi pers di Banda Aceh. Pemulihan operasional RSUD Aceh Tamiang menjadi prioritas utama untuk memastikan masyarakat kembali mendapatkan akses kesehatan yang memadai setelah bencana.
Kembalinya RSUD Aceh Tamiang melayani masyarakat dimungkinkan berkat pasokan listrik dari genset berkapasitas 100 ribu watt. Genset ini didistribusikan oleh PLN pada hari sebelumnya, sehingga fasilitas kesehatan vital tersebut dapat berfungsi kembali secara optimal.
Pemulihan Layanan di RSUD Aceh Tamiang
Abdul Muhari menegaskan bahwa operasional RSUD Aceh Tamiang telah dipastikan kembali normal per hari ini, Sabtu (06/12). Hal ini merupakan perkembangan yang sangat progresif dan penting bagi pemulihan pascabencana di Aceh.
"Satu hal yang sangat progresif dan penting untuk kami laporkan. Khusus untuk Aceh, per hari ini, RSUD Aceh Tamiang sudah beroperasi," kata Abdul Muhari di Media Center Komdigi, Kantor Gubernur Aceh.
Pihak BNPB juga akan merilis dokumentasi visual dan video, termasuk pernyataan dari bupati setempat yang menyaksikan langsung operasional kembali RSUD Aceh Tamiang. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan pusat dalam menangani dampak bencana.
Bantuan Genset untuk RSUD Aceh Tengah
Selain pemulihan di Aceh Tamiang, upaya serupa juga dilakukan untuk RSUD Aceh Tengah. Sebuah helikopter dari Lanud Sultan Iskandar Muda berhasil membawa genset milik PLN berkapasitas 250 ribu watt dengan berat 2,8 ton.
Genset berukuran besar tersebut kini telah tiba di Kota Takengon dan disiapkan khusus untuk RSUD Aceh Tengah. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan rumah sakit tersebut dapat menerima pasokan listrik yang cukup dan segera beroperasi kembali melayani warga.
Warga di Aceh Tengah yang sebelumnya kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan optimal akibat ketiadaan listrik, kini dapat bernapas lega. Mulai besok, mereka diharapkan sudah dapat kembali terlayani dengan baik di RSUD Aceh Tengah.
Dampak Positif bagi Sektor Kesehatan Aceh
Kembalinya operasional RSUD Aceh Tamiang dan pasokan genset untuk RSUD Aceh Tengah merupakan dua perkembangan krusial. Ini menunjukkan respons cepat pemerintah dalam memulihkan infrastruktur kesehatan pascabencana hidrometeorologi.
Abdul Muhari menekankan pentingnya kedua perkembangan ini bagi sektor kesehatan di Provinsi Aceh. Ketersediaan listrik adalah kunci utama bagi operasional fasilitas kesehatan modern.
"Jadi, ini dua perkembangan yang sangat penting, khususnya untuk sektor kesehatan di Provinsi Aceh (Aceh Tamiang dan Aceh Tengah)," pungkas Abdul Muhari. Pemulihan ini diharapkan dapat mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di wilayah terdampak.
Sumber: AntaraNews