PLN Kirim Genset via Helikopter, Pulihkan Listrik Objek Vital di Aceh Tengah
PT PLN Persero menerbangkan genset 250 kVA via helikopter untuk pulihkan listrik objek vital di Aceh Tengah, seperti RSUD Datu Beru. Ini memastikan layanan kesehatan vital tetap beroperasi pascabencana.
PT PLN Persero bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menunjukkan respons cepat terhadap dampak bencana di Aceh Tengah. Mereka menerbangkan genset berkapasitas 250 kiloVolt Ampere (kVA) menggunakan helikopter Sikorsky S-61A dari Banda Aceh. Langkah ini bertujuan memulihkan pasokan listrik di objek vital, khususnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Datu Beru, Takengon, Kabupaten Aceh Tengah.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjamin keberlangsungan layanan kesehatan pascabencana. Prioritas ini sesuai arahan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memastikan operasional medis tetap berjalan. Bagi PLN, ini adalah tanggung jawab kemanusiaan, bukan sekadar tugas teknis.
Pengiriman genset melalui jalur udara menjadi solusi krusial karena akses darat menuju RSUD Datu Beru terputus total. Proses distribusi yang memakan waktu sekitar 45 menit ini memastikan genset tiba tepat waktu. Petugas PLN segera melakukan instalasi dan pengujian agar sumber listrik sementara dapat beroperasi.
Komitmen PLN untuk Layanan Kesehatan Prioritas
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyatakan bahwa pemulihan listrik di rumah sakit menjadi prioritas utama. Fasilitas kesehatan adalah objek vital bagi masyarakat, dan keberlangsungan operasionalnya sangat penting. "Kami bergerak cepat memulihkan listrik di rumah sakit sebagai fasilitas vital bagi masyarakat," ujar Darmawan.
Langkah cepat ini sejalan dengan arahan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, yang menekankan pentingnya sektor layanan kesehatan mendapatkan prioritas energi. Dengan demikian, seluruh operasional medis dapat terus berjalan tanpa hambatan. PLN memandang upaya ini sebagai bentuk tanggung jawab kemanusiaan yang harus diemban.
Kehadiran negara melalui PLN, BNPB, dan TNI dalam penanganan bencana ini menunjukkan kesigapan. Mereka memastikan bahwa kebutuhan dasar masyarakat, terutama di sektor kesehatan, terpenuhi. Hal ini mencerminkan komitmen kuat dalam melayani dan melindungi warga yang terdampak.
Tantangan Logistik dan Solusi Udara
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Aceh, Eddi Saputra, menjelaskan bahwa pengiriman genset melalui udara adalah satu-satunya opsi yang memungkinkan. Akses darat menuju RSUD Datu Beru terputus total akibat bencana. Oleh karena itu, penggunaan helikopter menjadi solusi vital untuk memastikan Genset PLN Aceh Tengah tiba tepat waktu.
"Pengiriman melalui udara menjadi satu-satunya opsi agar genset tiba secepatnya, karena seluruh akses darat menuju RSUD Datu Beru terputus dan tidak dapat dilalui akibat bencana. Dengan dukungan helikopter, proses distribusi dapat ditempuh dalam waktu sekitar 45 menit,” kata Eddi.
Mobilisasi material seberat 3,6 ton melalui udara memerlukan ketelitian tinggi. Genset seberat 2,6 ton dan trailernya seberat 1 ton sempat gagal diterbangkan pada percobaan pertama. Namun, setelah penyesuaian beban dan titik angkat, pengiriman Genset PLN Aceh Tengah berhasil pada percobaan kedua.
Dampak Positif dan Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, menekankan betapa pentingnya upaya pemulihan listrik ini untuk menjaga layanan publik krusial tetap beroperasi. Terutama rumah sakit, yang merupakan garda terdepan dalam penanganan kesehatan masyarakat. Keberadaan listrik sangat vital bagi operasional medis.
Direktur Utama RSUD Datu Beru Takengon, Gusnarwin, turut menyampaikan apresiasi atas gerak cepat PLN. Ia mengakui bahwa upaya ini sangat membantu dalam memastikan layanan medis tetap berjalan. "Dengan adanya genset ini, kami dapat memastikan ruang operasi, layanan gawat darurat, dan perawatan pasien tetap berlangsung tanpa kendala," ujar Gusnarwin.
Penyediaan Genset PLN Aceh Tengah ini secara langsung menyelamatkan banyak nyawa. Ini memungkinkan staf medis untuk terus memberikan perawatan esensial kepada pasien yang membutuhkan. Keberlanjutan pasokan listrik sementara ini krusial hingga jaringan utama kembali normal sepenuhnya.
Sumber: AntaraNews