Satgas Yonif 511/DY Bagikan Bapok ke Warga Numbukawi Lanny Jaya, Wujud Kepedulian TNI

Satgas Yonif 511/DY menyalurkan paket bahan pokok (bapok) kepada 50 keluarga kurang mampu di Kampung Numbukawi, Lanny Jaya, Papua Pegunungan, sebagai bagian dari program "TNI Berbagi Berkat" untuk meringankan beban ekonomi warga.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Satgas Yonif 511/DY Bagikan Bapok ke Warga Numbukawi Lanny Jaya, Wujud Kepedulian TNI
Satgas Yonif 511/DY menyalurkan paket bahan pokok (bapok) kepada 50 keluarga kurang mampu di Kampung Numbukawi, Lanny Jaya, Papua Pegunungan, sebagai bagian dari program "TNI Berbagi Berkat" untuk meringankan beban ekonomi warga. (AntaraNews)

Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif 511/DY baru-baru ini melaksanakan kegiatan sosial kemanusiaan. Mereka membagikan paket bahan pokok (bapok) kepada warga di Kampung Numbukawi, Distrik Malagai. Aksi ini berlangsung di Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua Pegunungan pada Minggu (21/6).

Kegiatan mulia ini merupakan inisiatif dari Danpos Malagai Satgas Pamtas Yonif 511/DY, Kapten Inf Sena Nurjabbar. Bantuan disalurkan melalui program bertajuk "TNI Berbagi Berkat" yang bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat. Sebanyak 50 kepala keluarga menjadi sasaran utama dari program kepedulian ini.

Pembagian bapok ini menyasar keluarga kurang mampu serta kelompok lanjut usia (lansia) di Numbukawi. Para prajurit secara aktif mendatangi rumah-rumah warga untuk berinteraksi langsung. Inisiatif ini menunjukkan komitmen TNI untuk selalu hadir di tengah masyarakat perbatasan.

Fokus Program "TNI Berbagi Berkat"

Program "TNI Berbagi Berkat" secara khusus menargetkan warga yang membutuhkan di Kampung Numbukawi. Kapten Inf Sena Nurjabbar menjelaskan bahwa bantuan ini diberikan secara bergantian setiap bulan. Tujuannya adalah memastikan keberlanjutan dukungan bagi warga.

Paket bapok yang didistribusikan berisi berbagai kebutuhan pokok penting. Di dalamnya terdapat beras, minyak goreng, gula, mi instan, serta pelengkap nutrisi lainnya. “Paket bapok yang dibagikan berisi bahan-bahan kebutuhan pokok penting seperti beras, minyak goreng, gula, mi instan, dan pelengkap nutrisi lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan dapur warga,” ujar Kapten Inf Sena Nurjabbar.

Anggaran untuk program ini berasal dari dana lebihan uang dapur para prajurit. Setiap paket bahan pokok memiliki nilai sekitar Rp50 ribu. Ini menunjukkan pengorbanan personal dari anggota Satgas Yonif 511/DY.

Komitmen TNI di Wilayah Perbatasan

Kapten Inf Sena Nurjabbar menegaskan bahwa aksi ini adalah bagian dari komitmen TNI. Mereka bertekad untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi atas kesulitan warga. Terutama di wilayah perbatasan yang seringkali memiliki tantangan tersendiri.

"Kehadiran kami di Papua bukan hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga sebagai bagian dari keluarga masyarakat Papua," kata Sena. Ia menambahkan bahwa kegiatan berbagi berkat ini adalah wujud nyata kasih dan kepedulian. Ini menggambarkan peran ganda TNI sebagai penjaga keamanan dan agen sosial.

Proses pendistribusian bantuan dilakukan dengan pendekatan yang sangat humanis. Para prajurit mendatangi langsung rumah-rumah warga dari pintu ke pintu atau secara door-to-door. Pendekatan ini memungkinkan interaksi langsung dan mendengar aspirasi masyarakat setempat.

Apresiasi Warga dan Harapan

Salah satu warga Kampung Numbukawi, Mama Cakra, menyampaikan rasa terima kasih mendalam. Ia mengapresiasi kepedulian yang ditunjukkan oleh prajurit Pos Malagai Satgas Pamtas Yonif 511/DY. "Terima kasih abang-abang tentara dari Satgas Pamtas Yonif 511/DY yang sudah bantu kami di Kampung Numbukawi,” ujarnya.

Kapten Inf Sena Nurjabbar berharap bantuan yang diberikan dapat membawa kebahagiaan. Selain itu, ia juga berharap bantuan tersebut dapat meringankan pemenuhan kebutuhan sehari-hari warga. Khususnya bagi masyarakat di Kampung Numbukawi, Distrik Malagai, Kabupaten Lanny Jaya.

Inisiatif seperti ini tidak hanya memberikan bantuan materiil. Namun juga memperkuat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat Papua. Ini menciptakan hubungan yang harmonis dan penuh kepercayaan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi