Ritase Sampah Mataram Normal, DLH Targetkan TPS Bersih dalam Tiga Minggu
Ritase Sampah Mataram Normal kembali setelah penataan TPA Kebon Kongok, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mataram prioritaskan penanganan tumpukan sampah di TPS Bintaro yang sudah parah dan mengganggu pengendara.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengumumkan kabar baik terkait pengelolaan sampah di wilayahnya. Ritase pembuangan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok, Kabupaten Lombok Barat, kini telah kembali normal menjadi empat kali sehari.
Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, menjelaskan bahwa normalisasi ini terjadi setelah sebelumnya ritase pembuangan sampah sempat dibatasi hanya sekali dalam sehari. Pembatasan tersebut sempat mengakibatkan penumpukan signifikan di sejumlah tempat penampungan sementara (TPS) yang tersebar di Kota Mataram.
Menurut Nizar, operasional TPA Kebon Kongok kembali normal setelah dilakukan penataan tahap pertama landfill di kawasan tersebut. Dengan kebijakan TPA Regional yang telah dibuka kembali dengan kapasitas penuh, Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram kini dapat secara efektif melanjutkan upaya pengurangan tumpukan sampah di berbagai TPS.
Penanganan Sampah Prioritas di TPS Bintaro
Setelah Ritase Sampah Mataram Normal, Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram segera memprioritaskan penanganan tumpukan sampah di TPS Bintaro, Ampenan. Lokasi ini menjadi fokus utama karena kondisi tumpukan sampah yang sudah sangat parah dan mengganggu aktivitas pengendara yang melintas di jalan utama.
Nizar Denny Cahyadi menyatakan bahwa volume sampah di TPS Bintaro saat ini sudah menunjukkan pengurangan yang jauh dari kondisi sebelumnya. DLH Mataram menargetkan bahwa tumpukan sampah di TPS Bintaro Ampenan dapat sepenuhnya bersih dalam kurun waktu tiga minggu ke depan, memastikan lingkungan kembali nyaman.
Langkah cepat ini diambil untuk memulihkan kebersihan dan kenyamanan lingkungan bagi masyarakat Mataram. Dengan kondisi TPS yang bersih, diharapkan tidak ada lagi gangguan visual maupun bau yang ditimbulkan oleh tumpukan sampah yang menggunung di area publik.
Strategi Berkelanjutan untuk Kebersihan Kota Mataram
Setelah berhasil menuntaskan penanganan sampah di TPS Bintaro, petugas Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram akan segera mengalihkan fokus ke TPS Sandubaya. TPS ini juga menghadapi masalah serius berupa kelebihan kapasitas volume sampah yang membutuhkan penanganan segera untuk menjaga kebersihan kota.
Pengangkutan sampah dari TPS Sandubaya akan dilakukan secara bertahap atau dicicil ke TPA Kebon Kongok. Strategi ini memastikan bahwa proses penanganan sampah dapat berjalan sistematis tanpa menimbulkan penumpukan baru di TPS lain atau membebani TPA secara berlebihan.
Normalisasi Ritase Sampah Mataram Normal menjadi kunci penting dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di Kota Mataram secara keseluruhan. DLH terus berupaya mengoptimalkan pengelolaan sampah demi terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari bagi seluruh warga.
Sumber: AntaraNews