Puskesmas Oinlasi di NTT Hangus Terbakar, Begini Nasib Pasiennya Sekarang
Para staf ini sedang menyelesaikan SPJ Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di ruang tata usaha.
Puskesmas Oinlasi di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT) hangus terbakar dilalap si jago merah, Minggu (26/5) tadi malam.
Awalnya sejumlah staf Puskesmas yang saat itu sedang lembur mendengar bunyi ledakan dari ruangan kerja Kepala Puskesmas (Kapus) Oinlasi. Para staf ini sedang menyelesaikan SPJ Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di ruang tata usaha.
Rencananya, SPJ tersebut akan dibawa ke Dinas Kesehatan Kabupaten TTS untuk proses verifikasi. Sementara sibuk bekerja, staf tiba-tiba mendengar suara ledakan yang berasal dari ruang kerja Kapus yang sedang terkunci.
Sesaat kemudian muncul kepulan asap dan nyala api keluar dari jendela ruangan Kapus yang terletak di lantai II. Para staf kemudian ke lantai I mengambil tabung pemadam kebakaran untuk memadamkan api.
Namun karena ruangan Kapus dalam keadaan terkunci maka upaya pemadaman terkendala. Salah satu staf terpaksa mencoba untuk membuka pintu secara paksa untuk membantu memadamkan api.
Staf lain menuju ke ruangan inap Gawat Darurat (IGD) untuk mengevakuasi para pasien yang berada di lantai I dan menyelamatkan barang-barang medis lainnya.
Sesaat kemudian warga sekitar berdatangan dan membatu memadamkan api dengan air. Sejumlah barang yang terbakar antara lain monitor CCTV dan meja, dispenser dan galon air, kipas angin, infocus, komputer dan printer, tabung oksigen, tempat tidur dan kursi roda.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, karena sejumlah peralatan kantor tidak bisa diselamatkan karena ruang kerja Kapus dalam keadaan terkunci.
Kepala Dinas Kesehatan TTS Ria Tahun menjelaskan, saat kejadian terdapat enam orang pasien yang sedang dirawat, dua diantaranya merupakan bayi. Dua pasien di UGD dan dua ibu yang sedang dirawat usai melahirkan (Post Partum).
"Kalau saat kejadian pasien UGD satu orang saja, setelah kejadian baru ada satu pasien dengan keluhan diare baru masuk ke UGD," jelasnya, Senin (26/5).
Nasib Pasien
Menurut Ria Tahun, seluruh pasien telah dialihkan ke Puskemas Kie untuk menjalani perawatan lebih lanjut, karena listrik ke arah Puskesmas Oinlasi dipadamkan PLN setempat.
Kapolres TTS, AKBP Sigit Harimbawan yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Amanatun Selatan Ipda Aris Riwu mengatakan, kasus kebakaran ini masih dalam penanganan kepolisian.
"Masih menunggu inafis Polres TTS," ujarnya saat dikonfirmasi pada Senin (26/5).