Kepergok Curi Tas Berisi Rp3 Juta, Maling di Semarang Babak Belur Dihajar Massa
Sementara itu, satu pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut masih dalam pengejaran polisi.
Seorang pria berinisial AS (47), warga Semarang Utara, babak belur setelah dihajar massa karena diduga kepergok mencuri sebuah tas di sebuah rumah di Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (1/7) dini hari. Sementara itu, satu pelaku lain yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut masih dalam pengejaran polisi.
"Pelaku yang ketangkap merupakan residivis yang baru keluar dari penjara. Kini pelaku masih dalam pemeriksaan intensif dengan mengumpulkan alat bukti, dan melakukan pengejaran terhadap satu orang terduga pelaku lainnya yang diduga terlibat dalam peristiwa ini," kata Kapolsek Ngaliyan, Kompol Aliet Alphard.
Dari hasil penyelidikan sementara bahwa korban sedang berada di dapur pukul 04.30 wib, mendengar suara mencurigakan dari jendela kamarnya. Lantaran curiga akhirnya korban mengecek kamar dan melihat dua orang tak dikenal masuk kamar langsung lari ke luar rumah.
"Tahu tas-nya dibawa kabur, kemudian korban berteriak maling dan langsung dikejar warga," ungkapnya.
Melarikan diri
AS yang berusaha melarikan diri menuju rekannya yang sedang menunggu di luar menggunakan kendaraan justru ditinggal kabur rekannya. Alhasil, AS menjadi bulan-bulanan massa oleh warga.
"Terduga pelaku yang berhasil diamankan kemudian diserahkan kepada petugas Polsek Ngaliyan. Saat diterima polisi, yang bersangkutan mengalami luka akibat dimassa warga," jelasnya.
Dari pengakuan korban tas yang dibawa kabur pelaku berisi uang tunai Rp3 juta. Kemungkinan kedua maling itu telah mengincar rumah tersebut sebelumnya.
"Isi tas ada uang tunai Rp3 juta. Sepertinya rumah sudah diincar dulu, mungkin sehari sebelumnya," ujarnya.
Keluar masuk penjara
Dari informasi kepolisian AS diketahui keluar masuk penjara. Terakhir, pria itu baru empat hari keluar penjara karena kasus pencurian motor.
"AS dan temannya yang kabur pemain semua. Kemarin itu baru keluar empat hari," katanya.