Kementerian Komdigi Bantah Terjadi Kebakaran, Hanya Kepulan Asap
Insiden ini bermula dari korsleting listrik pada wall panel display yang memicu aktivasi otomatis sistem alarm kebakaran serta mekanisme pemadaman api FM200.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) membantah kabar kebakaran yang terjadi di Komdigi. Pihak Komdigi memastikan bahwa kondisi Gedung Pusat Kemkomdigi tetap aman dan operasional berjalan normal.
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital, Alexander Sabar menjelaskan, memang ada insiden yang terjadi pada Sabtu (8/3) dini hari di ruang rapat lantai 8 Gedung Utama.
Dia mengungkapkan, insiden ini bermula dari korsleting listrik pada wall panel display yang memicu aktivasi otomatis sistem alarm kebakaran serta mekanisme pemadaman api FM200.
Selain itu, pecahnya sebuah bohlam di ruangan yang sama turut memicu pelepasan gas sebagai langkah proteksi dini.
Menurut Alexander Sabar, kejadian ini bersifat terbatas dan tidak berdampak pada area lain di gedung.
"Kami memastikan bahwa tidak ada penyebaran ke area lain, sehingga seluruh peralatan IT maupun data di Kementerian Komdigi tetap aman dan tidak terdampak," kata Alexander lewat keterangannya, Rabu (8/3).
Alexander pun mengapresiasi respons cepat tim pemadam kebakaran yang telah dikerahkan sebagai langkah antisipatif.
"Kemkomdigi berkomitmen untuk terus meningkatkan standar keselamatan dan keamanan di lingkungan kerja demi mencegah kejadian serupa di masa mendatang," ujar Alexander.
Semua Sistem Berfungsi Baik
Sementara, Sekretaris Jenderal Kemkomdigi Ismail juga memastikan bahwa tidak ada kebakaran yang terjadi.
"Seluruh sistem berfungsi dengan baik, dan tidak ada gangguan terhadap data maupun infrastruktur penting," tegasnya.
Dia menjelaskan, sebagai langkah mitigasi, sistem proteksi kebakaran gedung telah berfungsi sesuai prosedur. Kemudian, tim teknis segera melakukan pengecekan menyeluruh dan berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta untuk memastikan kondisi tetap aman.
Dalam kejadian ini, dua staf yang sedang bertugas di lokasi sempat mendapatkan pemantauan medis sebagai langkah kehati-hatian dan saat ini telah dalam kondisi baik.
Terpisah, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, mengkonfirmasi tidak ada kebakaran di Kemkomdigi.
"Hanya kepulan asap," kata Satriadi lewat pesan singkat.
Satriadi mengaku, alasan dikerahkannya 12 unit mobil pemadam dan 48 personil ke Kemkomdigi sebagai langkah antisipasi jika ada situasi buruk.
"Lebih baik antisipasi," tukasnya.