Nusron Wahid Buka Suara Terkait Kebakaran di Kementerian ATR/BPN
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid ikut turun memantau proses pemadaman.
Kebakaran melanda Gedung Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/BPN). Menteri ATR/BPN Nusron Wahid ikut turun memantau proses pemadaman.
Nusron ditemani pejabat pemerintahan Kota Jakarta Selatan (Jaksel). Nampak, dia mengenakan kemeja putih, kepalanya juga dilindungi helm.
"Tadi jam 23.00 WIB lewat ada kebakaran kecil di gedung Humas di lantai 1," kata Nusron Wahid dalam keterangannya, Minggu (9/2) dini hari.
Menurut dia, api diduga bersumber dari lantai 1 Gedung Humas.
"Di Gedung Humas di lantai 1, sampai saat kni belum diketahui secara pasti apa penyebab kebakaran," ujar dia.
"Yang paling penting kita bisa atasi," sambung dia.
Dalam kesempatan itu, Nusron juga melemparkan pujian terhadap kinerja Petugas Pemadam Kebakaran. Dia menilai, berkat respon cepat kebakaran bisa langsung dipadamkan.
"Terima kasih tim damkar Jaksel. Alhamdulillah kerjanya cepat sekali," ujar dia.
Kronologi Kebakaran Gedung Kementerian ATR/BPN
Gedung Kementerian ATR/BPN terbakar pada Sabtu (9/2) malam. Diduga, sumber api berasal dari hubungan arus pendek listrik.
Hal itu diketahui setelah Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan berhasil menjinakkan api.
"Penyebab diduga korsleting perangkat AC," kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta, Satriadi Gunawan, Minggu (9/2) dini hari.
Satriadi mengatakan, api pertama kali terlihat dari ruang Humas lantai dasar. Ketika itu, sekuriti mencoba padamkan api menggunakan APAR, namun tidak berhasil.
"Api sudah membakar kertas-kertas arsip di atas meja menghasilkan asap tebal," ujar dia.
Satriadi mengatakan, sekuriti kemudian melaporkan kejadian ini ke petugas Gulkarmat. Sebanyak 21 unit mobil dan 62 personel dikerahkan ke lokasi. Saat ini, situasi sudah kondusif.
Satriadi mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. "Taksiran kerugian Rp448.656.000," ucap dia.
Informasi kebakaran pertama kali dilaporkan oleh masyarakat pada pukul 23.09 WIB.
Petugas Damkar berhasil menemukan titik api dengan cepat. Api berhasil dijinakkan pada pukul 23.55 WIB.
"Sudah hanya tinggal mengeluarkan asap atau pendinginan," ujarnya.