Puluhan Siswa Muntah Diduga Setelah Makan Menu MBG
Puluhan siswa asal Cianjur harus menjalani perawatan di rumah sakit karena diduga keracunan setelah mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis
Puluhan siswa asal Cianjur harus menjalani perawatan di rumah sakit karena diduga keracunan setelah mengkonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG). Mereka mengalami gejala muntah, pusing dan tidak enak badan.
Peristiwa pertama terjadi di SMP PGRI 1 Cianjur pada Senin (21/4). Siswa kelas VII, VIII dan IX makan pada pukul 10.00 WIB dengan menu nasi, mie goreng, ayam suwir dan tempe mendoan. Gejala pusing dan muntah terjadi sekitar empat jam kemudian.
“Saat istirahat kedua, saat akan pulang mulai muntah-muntah," kata Kepala Sekolah SMP PGRI 1 Cianjur Rika Mustikawati, Selasa (22/4).
Pihak sekolah memberikan penanganan awal dengan cara mengoleskan minyak kayu putih. Namun, kondisi siswa tidak membaik, hingga muncul dugaan keracunan makanan. Pihak sekolah langsung berkoordinasi dengan pengelola MBG.
Dari catatannya, sebanyak tiga orang dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, lima orang dirujuk ke Rumah Sakit Sayang Cianjur, tujuh orang sedang diobservasi di puskesmas. Lalu, dua puluh orang lainnya berinisiatif berobat sendiri ke dokter.
Distribusi MBG Disetop
Saat ini, program MBG dihentikan sementara. Pihak sekolah belum bisa memastikan penyebab keracunan sebab hasil laboratorium belum keluar. "Belum ada hasil lab,” terang dia.
Peristiwa serupa terjadi di MAN 1 Cianjur. Sekira 50 siswa mengeluh pusing dan muntah-muntah setelah menkonsumsi menu MBG yang sama. Kepala Sekolah MAN 1 Cianjur Erma Sofiah menyebut siswa mulai merasakan sakit pada pukul 14.30 WIB.
“Banyak yang ke WC terus UKS (Unit Kesehatan Sekolah). Muntah, kaya sakit perut dan pusing,” kata Erma.
“Iya, dihentikan dulu (pemberian MBG),” pungkasnya.