Prabowo Ungkap Panen Jagung dan Beras di Indonesia Melimpah, Bikin Mentan Bingung Tak Ada Gudang Penyimpanan
Dalam 3 sampai 4 bulan lagi, Prabowo akan membangun gudang-gudang Koperasi di 80.000 desa.
Presiden Prabowo Subianto menyebut panen jagung dan beras di Indonesia tengah melimpah. Menurutnya, Menteri Pertanian Amran Sulaiman sampai bingung lantaran tak ada gudang untuk menyimpan hasil produksi panen itu.
Hal itu disampaikan Prabowo saat peluncuran Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di SDN 05 Cimahpar, Bogor Utara, Jawa Barat, Jumat (2/5).
"Tahun-tahun kita selalu impor beras, bertahun-tahun kita selalu impor jagung Alhamdulillah tahun ini produksi kita melimpah, produksi kita jagung dan beras melimpah bahkan Menteri Pertanian dan banyak pejabat datang ke saya 'kita bingung Pak nggak ada gudangnya," kata Prabowo.
Akhirnya, Prabowo membuat program kilat dengan tersedianya gudang darurat. Nantinya, Prabowo bakal akan bangun 25.000 gudang darurat tersebut di tiap desa.
"Yang akan dibuat dari bahan-bahan yang lumayan bisa bertahan 5 sampai 10 tahun sambil nanti gudang yang benar akan kita bangun di tiap desa," ucap Prabowo.
Bangun Gudang Koperasi
Selain itu, dalam 3 sampai 4 bulan lagi, Prabowo akan membangun gudang-gudang Koperasi di 80.000 desa. Sehingga, tak ada lagi panen yang tidak bisa disimpan dan dirawat.
"Tiap Desa akan punya kamar pendingin storage panen nanti buah dan sayur bisa disimpan tidak akan busuk, tidak akan, karena terlambat dikirim ke pasar. Tiap koperasi Desa akan memiliki truk minimal 80.000 truk sehingga begitu panen," pungkasnya.