Sosok Pilot Perempuan di Balik Penerbangan Presiden Prabowo ke Berbagai Negara
Asisten Khusus Presiden mengungkap deretan pilot perempuan muda yang mengawal penerbangan Presiden Prabowo dalam berbagai misi kenegaraan.
Prabowo Subianto kerap melakukan perjalanan dinas ke berbagai negara sejak dilantik sebagai Presiden RI.
Di balik lawatan kenegaraan tersebut, terdapat sejumlah pilot perempuan muda yang bertugas menerbangkan pesawat kepresidenan maupun armada pendukung lainnya.
Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, memperkenalkan para penerbang perempuan tersebut melalui unggahan di media sosial pribadinya.
“Siapa saja pilot di balik misi Presiden ke dalam dan luar negeri? Please allow me to introduce some of them here. Para penerbang perempuan muda andalan bangsa kita,” tulis Dirgayuza dikutip Kamis (28/5/2026).
Pilot Muda Kawal Penerbangan Presiden
Dirgayuza menyebut salah satu pilot yang bertugas dalam penerbangan Presiden adalah Tania Citra, pilot Boeing 777 Garuda Indonesia.
“Tania jadi pilot perempuan pertama Garuda Indonesia yang menerbangkan Presiden yang sedang menjabat. Sekarang usianya 31 tahun,” ujar Dirgayuza.
Menurut dia, Tania pernah menjadi pilot perempuan Boeing 777 termuda di dunia saat berusia 29 tahun. Selain menjalankan penerbangan komersial dan kepresidenan, Tania juga disebut sebagai instruktur perempuan 777 termuda di dunia.
Selain Tania, Dirgayuza juga memperkenalkan Ajeng Mahessa yang saat ini berusia 30 tahun. Ia disebut sebagai pilot Boeing 737 kepresidenan termuda di dunia dan merupakan alumni Paskibraka Nasional 2011.
“Captain Ajeng dan juga para pilot Skadron Udara 2 penerbang CN yang membawa Presiden ke kota dan pulau kecil, dan terbang berbagai misi kemanusiaan ke daerah dengan runway pendek,” kata Dirgayuza.
Bertugas di Misi Kepresidenan dan Kemanusiaan
Nama lain yang diperkenalkan adalah Yustikasari Diana Putri atau Tika yang kini berusia 27 tahun dan merupakan alumni SMA Taruna Nusantara.
Selain itu, terdapat pula Gini Setya Rahayu yang masih berusia 24 tahun dan menjadi bagian dari pilot Skadron Udara 31 penerbang pesawat Hercules C-130.
“Keempat, Captain Gini Setya Rahayu yang masih berusia 24 tahun. Sosok kelahiran tahun 2001 adalah lulusan SMA Taruna Nusantara 27. Dia menjadi bagian dari pilot Skadron Udara 31 penerbang C130 Hercules yang membawa perlengkapan Presiden dan menjadi tulang punggung logistik operasi rehabilitasi Sumatera,” ujar Dirgayuza.