Tiara Andini hingga Erika Richardo Masuk Forbes 30 Under 30 Asia 2026
Forbes merilis daftar 30 Under 30 Asia 2026. Sejumlah musisi, kreator, dan pendiri startup asal Indonesia masuk dalam daftar tersebut.
Majalah bisnis Forbes resmi merilis daftar “30 Under 30 Asia Class of 2026” yang memuat 300 anak muda paling berpengaruh di kawasan Asia-Pasifik.
Daftar tahunan tersebut menyoroti figur muda dari berbagai bidang, mulai dari teknologi, hiburan, sains, olahraga, hingga kewirausahaan di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Mengutip laman Forbes, Kamis (28/5/2026), daftar tahun ini terbagi dalam 10 kategori, termasuk entrepreneur, investor modal ventura, ilmuwan, social impact, hingga pelaku industri kreatif.
Forbes menyebut para penerima penghargaan sebagai generasi muda yang mendorong perubahan besar di bidang masing-masing.
Seleksi dilakukan dari hampir 4.000 nominasi yang dinilai reporter dan editor Forbes Asia bersama panel ahli lintas sektor serta alumni Forbes 30 Under 30 sebelumnya.
India menjadi negara dengan wakil terbanyak dengan 78 nama, disusul China 46 orang, Australia 38, Jepang 32, serta Indonesia, Singapura, dan Korea Selatan masing-masing 18 nama.
Musisi dan Kreator Indonesia Masuk Daftar
Dari kategori Entertainment, penyanyi Tiara Andini masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2026.
Penyanyi berusia 24 tahun itu dikenal sejak menjadi runner-up Indonesian Idol 2020 dan merilis lagu debut “Gemintang Hatiku”.
Forbes mencatat Tiara kini memiliki sekitar 7 juta pendengar bulanan di Spotify dan memenangkan penghargaan Social Media Artist of the Year di Indonesian Music Awards 2025.
Selain Tiara, grup vokal perempuan asal Indonesia No Na juga masuk dalam daftar tahun ini.
Grup di bawah label 88rising tersebut beranggotakan Christy, Baila, Esther, dan Shaz.
No Na debut pada 2025 dan tampil di festival Head In The Clouds di Los Angeles. Forbes mencatat grup itu memiliki lebih dari 1,4 juta pendengar bulanan di Spotify.
Single terbaru mereka “Rollerblade” yang dirilis April lalu juga mencatat lebih dari 3,3 juta penonton di YouTube.
Sementara dari kategori Social Media, Marketing & Advertising, kreator konten Erika Richardo turut masuk daftar.
Erika dikenal luas setelah karya mural pada pesawat Boeing 737 Garuda Indonesia untuk peringatan HUT ke-80 RI viral di media sosial.
Forbes menyebut Erika kini memiliki lebih dari 18 juta pengikut di TikTok.
Startup Lokal dan Bisnis RI Ikut Disorot
Di kategori Retail & Ecommerce, Forbes memilih jaringan makanan cepat saji Se’Indonesia yang didirikan Rinaldi Dharma Utama dan Christian Wilfandio.
Bisnis tersebut menghadirkan menu se’i khas Indonesia Timur dengan harga mulai Rp25 ribu.
Saat ini Se’Indonesia memiliki lebih dari 200 outlet delivery dan takeaway serta 23 restoran dine-in di berbagai kota.
Perusahaan itu juga mendapatkan pendanaan Series A sebesar USD9,7 juta pada April 2025 yang dipimpin Insignia Ventures.
Nama lain yang masuk daftar adalah Santi Tan, pendiri merek parfum lokal Saff & Co.
Perusahaan yang berdiri pada 2020 itu awalnya menjual produk melalui platform e-commerce sebelum memperluas pasar ke toko offline dan retailer kecantikan di sejumlah kota besar.
Selain parfum, Saff & Co juga mengembangkan produk pewangi ruangan dan tekstil.
Di kategori Consumer & Enterprise Technology, Farrel Alvian Purnama masuk daftar berkat startup daur ulang limbah elektronik Remind yang didirikannya bersama Muhammad Dzikri Ahira Soefihara pada 2020.
Startup berbasis di Banten tersebut mengolah papan sirkuit dan kabel bekas untuk mengekstraksi tembaga serta logam lain agar dapat digunakan kembali.
Pada Mei 2025, Remind memperoleh pendanaan sebesar USD1,3 juta yang dipimpin Bali Investment Club dan BEENEXT.