Prabowo: Peraturan Teknis Kementerian Harus Seizin Presiden!
Dia pun meminta agar para menterinya berkomitmen memangkas birokrasi sesuai dengan arahannya.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan, seluruh peraturan teknis (pertek) yang dikeluarkan jajaran Kabinet Merah Putih harus seizin Presiden.
Hal ini dia sampaikan, karena banyaknya peraturan teknis yang dikeluarkan para menteri setelah adanya Keputusan Presiden (Keppres) saat pemerintah berupaya memangkas birokrasi investasi yang berbelit-belit.
"Enggak ada ada lagi pertek-pertek. Pokoknya pertek dikeluarkan oleh kementerian harus seizin presiden RI. Mudahkan," kata Prabowo dalam acara Sarasehan Ekonomi di Jakarta, Selasa (8/4).
Dia pun meminta agar para menterinya berkomitmen memangkas birokrasi sesuai dengan arahannya. Prabowo menyebut, pemangkasan ini demi kepentingan rakyat dan pertumbuhan ekonomi.
"Jadi perizinan ya saya minta ya menteri-menteri, jangan ragu-ragu, saya minta demi rakyat," ucapnya.
Minta Pangkas Regulasi Tak Masuk Akal
Lebih lanjut Prabowo menjelaskan, saat ini masanya kerja yang efisien. Oleh karena itu, dia meminta buang semua regulasi yang tidak masuk akal dan permudah proses untuk perizinan berusaha.
"Kadang-kadang ya birokrasi-birokrasi ini saya kasih peringatan, ada saja. Sudah dikeluarkan Keputusan Presiden, dia bikin lagi peraturan teknis, pertek-pertek apa itu pertek-pertek," tutur dia.
"Kadang-kadang itu perteknya lebih galak daripada Keputusan Presiden," tandasnya.