Prabowo Kunjungi Korban Banjir di Langkat, Janjikan Air Bersih dan Perbaikan Tanggul Rusak
Prabowo bersyukur kondisi di Sumatra Utara pasca-bencana sudah lebih baik. Dia menekankan akan terus memantau perkembangan penanganan serta pemulihan bencana.
Presiden Prabowo Subianto mengunjungi korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Sabtu (13/12). Dalam kunjungan ini, Prabowo memastikan pemerintah akan mengatasi kekurangan yang dialami korban terdampak banjir, salah satunya soal ketersediaan air bersih dan air minum.
"Saya datang melihat keadaan nanti kekurangan-kekurangan sudah dilaporkan kepada saya, segera kita atasi. Tadi dilaporkan oleh Gubernur (Sumatra Utara), kekurangan air bersih, air minum," kata Prabowo di Posko Pengungsian MAN 1 Langkat, Sumatra Utara, sebagaimana disiarkan di Youtube Sekretariat Presiden, Sabtu (13/12).
Selain itu, Prabowo berjanji tanggul yang rusak akibat diterjang banjir akan segera diperbaiki. Prabowo meminta jajarannya mengerahkan semua kekuatan untuk mempercepat penanganan banjir di Sumatra. "Perbaikan tanggul segera kita lakukan. Panglima TNI akan kerahkan, PU akan kerahkan, Angkatan Darat, Kepolisian akan kerahkan. Semua kekuatan kita," jelasnya.
Prabowo bersyukur kondisi di Sumatra Utara pasca-bencana sudah lebih baik. Dia menekankan akan terus memantau perkembangan penanganan serta pemulihan bencana di Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. "Alhamdulillah Sumatera Utara sudah lebih baik kondisinya sejak terakhir saya datang. Saya akan terus memantau dari hari ke hari, minggu ke minggu," ujar Prabowo.
Dia juga memastikan pemerintah akan terus membantu semua warga terdampak bencana. Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan meninggalkan masyarakat menangani kesulitan ini sendirian.
"Kita akan membantu semua, warga yang mengalami musibah akan kita bantu karena saudara-saudara adalah bagian dari kami semua. Kita adalah keluargamu, kalian adalah keluarga kami, kami tidak akan tinggalkan kalian sendiri," tutur Prabowo.
Tinjau Warga di Posko Pengungsian
Dalam kunjungan ini, Prabowo sempat meninjau warga yang berada di posko pengungsian. Kemudian, Prabowo mengecek dapur umum serta warga terdampak bencana yang sedang menjalani perawatan.
Prabowo juga sempat menyapa dan menyalami masyarakat terdampak bencana. Bahkan, Prabowo mencium kepala anak-anak yang berada di posko pengungsian.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan bekerja keras membantu pemulihan pasca bencana banjir di Sumatra, termasuk soal memberikan hunian tetap. Namun, Prabowo berharap para pengungsi korban terdampak banjir bersabar sebab pemerintah tak dapat menyelesaikan semuanya dengan waktu singkat.
"Tapi tentunya kita butuh kesabaran dari Bapak/Ibu sekalian. Karena tidak bisa kita seketika selesaikan semua. Saya minta maaf, Presiden RI tidak punya tongkat Nabi musa, tidak punya," kata Prabowo saat menemui korban terdampak bencana di Posko Pengungsian SMP 2 Wih Pesam, Bener Meriah, Provinsi Aceh, Jumat (12/12).
Dia menyampaikan bahwa pemerintah telah mengerahkan puluhan helikopter dan pesawat untuk memberikan bantuan kepada korban terdampak bencana. Selain itu, Prabowo berjanji pemerintah akan menyiapkan hunian tetap bagi masyarakat yang rumahnya hilang maupun rusak parah akibat banjir.
"Kita akan bekerja keras untuk saudara-saudara sekalian," ujarnya.
Terima Kasih Kepala Daerah
Prabowo berterima kasih kepada kepala daerah yang telah bekerja keras menangani banjir di wilayah masing-masing. Dia juga mengapresiasi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para menteri Kabinet Merah Putih yang turun langsung membantu penanganan banjir.
"Saya terima kasih Pak Bupati, Wakil Bupati, semua kepala dinas di provinsi. Terima kasih Pak Gubernur dan semua jajarannya bekerja terus. Saya terima kasih Panglima TNI, Kapolri pasukannya turun semua. Menteri-menteri turun semua," tutur Prabowo.
Dia menegaskan bahwa pemerintah tak akan meninggalkan para korban terdampak banjir Sumatra berjuang sendirian. Prabowo menuturkan dirinya langsung terbang ke Aceh usai melakukan kunjungan ke Pakistan dan Rusia.
Hal ini dilakukannya untuk memantau langsung penanganan banjir di Aceh. Padahal, Prabowo baru berkunjung ke Bireuen, Aceh pada 7 Desember 2025 lalu.
"Saya baru tiba di Tanah Air tadi pagi dini hari jam 3 pagi, saya mendarat di Kualanamu (Sumatra Utara), habis itu langsung terbang ke (Aceh) Tamiang. Jadi terus saya monitor, akan saya perhatikan semuanya," pungkas Prabowo.