Prabowo Ajak Presiden Brasil Reformasi Tatap Kelola Sistem PBB
Prabowo menekankan pentingnya peningkatan representasi negara-negara besar baru di dunia internasional.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keselarasan pandangan antara Indonesia dan Brasil dalam berbagai isu geopolitik global, khususnya terkait upaya penyelesaian konflik serta reformasi tata kelola internasional.
Hal itu disampaikan Prabowo dalam pernyataan pers bersama Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva, di Istana Planalto, Brasilia, Rabu, (9/7).
“Dalam situasi geopolitik internasional saat ini, kami sepenuhnya sejalan dengan pemikiran Presiden Lula, dan saya berharap kita dapat terus mengoordinasikan sejumlah inisiatif penting yang perlu kita ambil bersama,” kata Prabowo.
Sementara itu, terkait penyelesaian konflik dunia, Prabowo menegaskan dukungan Indonesia terhadap pendekatan Brasil dalam mendorong penyelesaian damai di wilayah konflik.
“Mengenai Timur Tengah, sekali lagi kami sangat menghargai pendirian kuat Anda mengenai perlunya gencatan senjata segera di Gaza. Dan juga bahwa satu-satunya solusi adalah solusi dua negara dan kami sangat menghargai pendirian kuat Anda untuk ini,” ucapnya.
Lebih lanjut, Prabowo menyatakan dukungannya terhadap agenda reformasi tata kelola global khususnya dalam sistem Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kepala Negara itu turut menekankan pentingnya peningkatan representasi negara-negara besar baru di dunia internasional.
“Saya pikir kita harus memainkan peran yang lebih bertanggung jawab dan memimpin, dan saya pikir kita harus menggabungkan upaya kita, menyatukan suara kita untuk mendorong reformasi ini bersama negara-negara lain seperti India, Afrika Selatan, Mesir, Nigeria, Jerman, Jepang, dan Meksiko,” imbuh Prabowo.
Brasil Mau Bawa Pengusaha ke RI
Prabowo juga menyambut baik rencana Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva yang akan membawa ratusan pelaku usaha Brasil ke Indonesia.
“Kami sangat menyambut baik rencana Anda untuk membawa beberapa ratus pengusaha Brasil saat berkunjung ke Indonesia,” kata Prabowo.
Prabowo menilai langkah itu dapat mendorong kerja sama konkret dalam waktu dekat, terutama di bidang perdagangan dan investasi. “Dengan demikian, kita bisa mendapatkan kerja sama nyata secepat mungkin,” ucapnya.
Prabowo menegaskan, Indonesia dan Brasil memiliki banyak kesamaan kepentingan dan potensi besar untuk memperkuat hubungan ekonomi.
Dia menilai, kedua negara sama-sama besar, memiliki populasi tinggi, serta kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang luar biasa.
“Kita sering menandatangani berbagai perjanjian kerja sama, tapi kemudian hanya berhenti sebagai dokumen tertulis. Kini, kita merasa memiliki banyak kepentingan bersama dan sumber daya yang bisa benar-benar saling menguntungkan,” tutur Prabowo.
Dia juga mengungkapkan kekagumannya atas kemajuan Brasil dalam sektor pertanian dan bioenergi, serta menyampaikan keinginan Indonesia untuk belajar dari pengalaman Brasil.
“Brasil berada di garis depan. Anda memberi contoh yang baik dalam penggunaan biofuel dan inovasi di bidang pertanian, produktivitas Anda benar-benar akan sangat bermanfaat bagi Indonesia jika kami belajar dari pengalaman Anda,” ucap Prabowo.
Prabowo pun mengapresiasi Lula yang menyambut baik permintaan Indonesia untuk mengirim lebih banyak tim teknis guna mempelajari inovasi dan teknologi pertanian Brasil.
“Presiden Lula dan para menterinya telah dengan baik hati menerima permintaan kami untuk mengirim lebih banyak tim teknis kami mempelajari inovasi dan modernisasi Anda serta teknologi Anda di sini,” imbuhnya.
Prabowo Kagum Kepemimpinan Lula
Prabowo menyampaikan kekagumannya terhadap kepemimpinan Presiden Lula dalam forum internasional. Menurut dia, Presiden Lula tidak hanya sebagai pemimpin Brasil maupun Amerika Latin saja. Namun, Presiden Lula juga telah menjadi pemimpin di panggung internasional.
"Anda telah menjadikan diri Anda seorang pemimpin di panggung internasional, seorang pemimpin di belahan bumi selatan. Dan saya ingin menyampaikan kekaguman saya yang mendalam atas kepemimpinan Anda yang berani," ucap Prabowo.
Dia mengatakan, Indonesia dan Brasil memiliki banyak kesamaan mulai dari jumlah populasi yang besar, kesamaan pandangan pada berbagai isu, hingga keanekaragaman hayati yang sama. Oleh karena itu, Prabowo menyatakan komitmen Indonesia untuk mempererat hubungan strategis dengan Brasil dalam berbagai sektor.
"Kita berdua adalah negara demokrasi yang sangat besar. Kita berdua memiliki visi yang sama dalam banyak isu," ujar Prabowo.
Prabowo pun menyampaikan penghargaannya atas sambutan hangat yang diberikan oleh Presiden Lula pada kunjungan kenegaraannya ke Brasil. Prabowo menyebut ini kali pertama dirinya berkunjung ke Brasilia.
"Pertama-tama, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Presiden Lula atas sambutan hangat dan upacara terhormat yang menyambut saya di sini dalam kunjungan kenegaraan pertama saya ke Brasil. Kunjungan pertama saya ke ibu kota Anda yang indah, Brasilia," tutur dia.
Dia menuturkan kunjungan kenegaraan ini telah berlangsung dengan produktif. Prabowo menyampaikan harapannya untuk menerima kunjungan Presiden Lula pada bulan Oktober mendatang.
"Jadi sebagai kesimpulan, Yang Mulia, saya pikir kunjungan saya ke sini sangat produktif dan saya sangat menantikan kunjungan Anda dengan pencapaian nyata pada bulan Oktober," ucap Prabowo.