Polres Bogor Siagakan 451 Personel Antisipasi Euforia Bobotoh di Laga Penentu Juara Persib
Polres Bogor menyiagakan 451 personel gabungan untuk antisipasi euforia Bobotoh di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, jelang laga penentu gelar juara Persib Bandung melawan Persijap Jepara hari ini.
Polres Bogor telah menyiagakan sebanyak 451 personel gabungan untuk mengantisipasi potensi euforia suporter Persib Bandung, atau yang dikenal sebagai Bobotoh, di wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pengerahan pasukan ini dilakukan menyusul pertandingan penentuan gelar juara Super League 2025/2026 antara Persib Bandung melawan Persijap Jepara yang digelar hari ini, Sabtu (23/5/2026).
Ratusan personel tersebut disebar di berbagai titik strategis, termasuk lokasi nonton bareng (nobar) serta jalur arteri dan wilayah perbatasan Kabupaten Bogor. Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan situasi tetap kondusif selama dan setelah pertandingan berlangsung.
Antusiasme tinggi dari Bobotoh diperkirakan akan memicu perayaan di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Bogor yang memiliki basis pendukung Persib cukup besar. Oleh karena itu, pengamanan ketat diterapkan untuk mengelola keramaian dan potensi pergerakan massa.
Pengamanan Laga Penentu Juara Persib Bandung
Pertandingan antara Persib Bandung dan Persijap Jepara menjadi sorotan utama karena merupakan laga pekan terakhir Super League 2025/2026. Laga krusial ini digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung, pada Sabtu pukul 16.00 WIB.
Bagi Persib Bandung, pertandingan ini adalah penentu gelar juara, mengingat mereka tengah bersaing ketat di puncak klasemen. Kemenangan atau hasil imbang sudah cukup untuk mengamankan trofi juara musim ini.
Tingginya taruhan dalam pertandingan ini secara alami meningkatkan antusiasme Bobotoh di seluruh Jawa Barat, termasuk di Kabupaten Bogor. Polres Bogor mengidentifikasi potensi euforia suporter yang perlu diantisipasi secara cermat.
Strategi Penyekatan dan Pengawasan Wilayah
Polres Bogor telah menempatkan personel gabungan di 15 titik nobar yang tersebar di Kabupaten Bogor untuk memastikan keamanan. Selain itu, pengawasan juga diperketat di sejumlah wilayah perbatasan strategis.
Akses menuju Depok, Kota Bogor, Jakarta, hingga Sukabumi menjadi fokus pengawasan untuk mengantisipasi pergerakan suporter. Patroli kewilayahan dilakukan secara masif oleh jajaran 32 Polsek dengan dukungan personel Brimob Polri dan unsur TNI.
Kapolres Wikha Ardilestanto menyatakan bahwa personel tambahan juga disiagakan di Mako Polres Bogor. Hal ini bertujuan untuk memberikan penebalan pasukan secara cepat apabila dinamika situasi di lapangan membutuhkan.
Mitigasi Konvoi dan Rekayasa Lalu Lintas
Petugas kepolisian juga disiagakan di jalur-jalur arteri untuk mengantisipasi pergerakan massa maupun potensi kepadatan kendaraan pasca-pertandingan. Skema rekayasa lalu lintas secara instan telah disiapkan.
Apabila terjadi kepadatan di titik nobar atau jalur utama, rekayasa lalu lintas akan segera diterapkan. Hingga saat ini, belum ada pemberitahuan resmi terkait rencana aksi konvoi suporter di wilayah Kabupaten Bogor.
Meskipun demikian, Polres Bogor telah menyiapkan langkah mitigasi berupa pengawalan melekat. Jika ditemukan kelompok suporter yang melakukan konvoi di jalan raya, personel akan memberikan imbauan humanis dan mengawal pergerakan tersebut agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat umum.
Sumber: AntaraNews