Polrestabes Bandung Kerahkan 2.285 Personel Amankan Laga Persib vs Persita
Polrestabes Bandung siagakan 2.285 personel gabungan untuk memastikan pengamanan laga Persib Bandung melawan Persita Tangerang di GBLA berjalan tertib dan kondusif, antisipasi barang terlarang dan penonton tanpa tiket.
Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Bandung mengerahkan ribuan personel gabungan guna mengamankan jalannya pertandingan BRI Super League antara Persib Bandung dan Persita Tangerang. Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam, pukul 20.30 WIB, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung. Pengerahan pasukan besar ini bertujuan untuk menjamin keamanan serta ketertiban selama dan setelah pertandingan berlangsung.
Sebanyak 2.285 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan lancar tanpa insiden yang tidak diinginkan. Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, mengungkapkan, “Total pengamanan untuk pertandingan Persib melawan Persita nanti berjumlah sekitar 2.285 personel. Itu gabungan dari Polrestabes Bandung, jajaran Polsek, BKO dari Polda, Brimob, Dinas Perhubungan, serta unsur TNI.”
AKBP Asep Saepudin menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan skema pengamanan dengan tertib dan kondusif. Fokus utama pengamanan laga Persib ini adalah menciptakan suasana aman bagi seluruh elemen yang terlibat.
Pengamanan Laga Persib: Ribuan Personel Gabungan Diterjunkan
Polrestabes Bandung secara resmi mengumumkan pengerahan 2.285 personel gabungan untuk mengawal ketat pertandingan BRI Super League. Personel ini berasal dari berbagai kesatuan, mencakup Polrestabes Bandung, jajaran Polsek, serta dukungan Bantuan Kendali Operasi (BKO) dari Polda. Kehadiran mereka diharapkan mampu mengendalikan situasi di dalam maupun di luar stadion.
Selain kepolisian, pengamanan juga diperkuat oleh anggota Brimob, Dinas Perhubungan, dan unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI). Kolaborasi lintas instansi ini menunjukkan keseriusan pihak berwenang dalam menjaga stabilitas keamanan. Seluruh personel telah mendapatkan arahan khusus terkait tugas dan tanggung jawab masing-masing di lapangan.
AKBP Asep Saepudin menjelaskan bahwa koordinasi telah dilakukan secara menyeluruh dengan seluruh pihak terkait. Tujuannya adalah untuk memastikan skema pengamanan berjalan dengan tertib dan kondusif. Langkah ini penting untuk mencegah potensi kericuhan dan memastikan kenyamanan para penonton.
Strategi Penyekatan dan Pemeriksaan Ketat di GBLA
Untuk memastikan keamanan maksimal, Polrestabes Bandung menerapkan strategi penyekatan berlapis di zona tiga area stadion. AKBP Asep menyatakan, pihaknya telah melakukan penyekatan di zona tiga terhadap para penonton yang tidak memiliki tiket, membawa senjata tajam, flare maupun minuman keras ke area stadion.
Asep menambahkan, “Nanti kami akan melaksanakan pengecekan dan kami akan amankan jika memang ada masyarakat atau para penggemar Persib yang membawa barang-barang berbahaya.” Tiga titik penyekatan ini berlokasi di Babakan Sayang, Rancanumpang, dan Cimencerang.
Setelah melewati penyekatan awal, penonton masih akan menjalani pemeriksaan kedua saat memasuki tribun stadion sebagai antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Asep menegaskan, “Kalau ada suporter yang tidak memiliki tiket, akan kami putar balik. Kami pastikan yang masuk ke GBLA adalah mereka yang memiliki tiket resmi.”
Larangan Suporter Tim Tamu dan Imbauan Ketertiban
Dalam rangka pengamanan laga Persib ini, suporter dari tim Persita Tangerang tidak diperbolehkan hadir di area stadion. Kebijakan ini mengacu pada aturan resmi dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yang melarang suporter tim tamu untuk hadir pada pertandingan tandang. Aturan ini diterapkan untuk meminimalisir potensi bentrokan antar suporter.
AKBP Asep Saepudin juga menyampaikan imbauan khusus kepada Bobotoh, para penggemar Persib Bandung. Ia meminta agar Bobotoh tidak membawa barang-barang terlarang serta menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.
Menjaga ketertiban adalah kunci untuk menciptakan suasana pertandingan yang aman dan nyaman bagi semua pihak. Kericuhan yang berpotensi menimbulkan korban harus dihindari sebisa mungkin. Pihak kepolisian berharap dukungan penuh dari suporter untuk kelancaran jalannya pertandingan.
Sumber: AntaraNews