1.403 Personel Gabungan Amankan Laga Persita vs Persija di Indomilk Arena
Polres Tangerang Selatan mengerahkan 1.403 personel gabungan untuk pengamanan laga Persita vs Persija di Indomilk Arena. Kesiapan maksimal dilakukan demi pertandingan aman dan kondusif.
Kepolisian Resor Tangerang Selatan (Polres Tangsel), Polda Metro Jaya, mengerahkan sebanyak 1.403 personel gabungan untuk mengamankan pertandingan sepak bola. Laga ini mempertemukan Persita Tangerang melawan Persija Jakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-19.
Pertandingan krusial tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat sore di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang. Pengerahan ribuan personel ini bertujuan untuk memastikan jalannya laga berlangsung aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh pihak.
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, menyatakan bahwa seluruh personel gabungan akan disiagakan di berbagai titik strategis. Mereka bertugas menjaga keamanan baik di dalam maupun di luar area stadion.
Kesiapan Maksimal Personel Gabungan untuk Pengamanan Laga
AKBP Boy Jumalolo menjelaskan bahwa personel yang diturunkan berasal dari berbagai kesatuan. Rinciannya meliputi 739 personel dari Polda Metro Jaya, 391 dari Polres Tangsel, 82 dari BKO, serta 191 steward.
Sebelum pertandingan dimulai, aparat gabungan telah melaksanakan Tactical Wall Game (TWG) dan apel pelayanan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Tangerang Selatan untuk menyamakan persepsi dan memastikan setiap personel memahami tugas di lapangan.
Apel kesiapan ini dilakukan menjelang kick off yang dijadwalkan pukul 15.30 WIB. Tujuannya adalah untuk memastikan seluruh prosedur pengamanan berjalan efektif dan terkoordinasi dengan baik. Kapolres menekankan bahwa pelayanan akan dilakukan secara humanis, santun, dan profesional. Keselamatan serta kenyamanan masyarakat dan suporter menjadi prioritas utama, tanpa pembekalan senjata api kepada personel.
Imbauan Ketertiban dan Larangan Barang Berbahaya bagi Suporter
Selain menjaga keamanan, kehadiran aparat juga bertujuan memberikan rasa aman dan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta suporter yang hadir di stadion. Ini merupakan bagian dari upaya menciptakan suasana pertandingan yang positif.
Pihak kepolisian mengajak seluruh suporter untuk menjaga ketertiban dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Tujuannya agar semua dapat menikmati laga dalam suasana yang aman, nyaman, dan penuh kegembiraan hingga selesai.
Kapolres secara tegas mengingatkan suporter agar tidak membawa barang-barang terlarang ke dalam stadion. Barang-barang tersebut meliputi senjata tajam, flare, petasan, kembang api, minuman keras, serta bambu atau kayu yang kerap digunakan sebagai tiang bendera.
Larangan keras diberlakukan terhadap barang berbahaya di dalam stadion untuk mencegah insiden yang tidak diinginkan. Suporter juga diimbau untuk menjaga fasilitas umum dan selalu waspada terhadap potensi kejahatan seperti copet dan jambret.
Rekayasa Lalu Lintas dan Harapan Kelancaran Pertandingan
Petugas keamanan akan bertindak tegas namun tetap profesional apabila ditemukan pelanggaran di lapangan. Hal ini demi menjaga ketertiban dan memastikan aturan dipatuhi oleh semua pihak.
Sejumlah rekayasa lalu lintas juga akan diterapkan secara situasional, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan. Pengaturan ini bertujuan untuk mengurai kemacetan dan memastikan kelancaran akses menuju dan dari stadion.
Pihak kepolisian berharap adanya kerja sama dari semua pihak, termasuk suporter dan masyarakat. Kolaborasi ini penting agar pertandingan dapat berjalan lancar dan menjadi hiburan yang aman serta menyenangkan bagi semua.
Sumber: AntaraNews