Polrestabes Bandung Terjunkan 1.200 Personel Amankan Laga Persib vs PSM di GBLA
Polrestabes Bandung mengerahkan 1.200 personel untuk Pengamanan Laga Persib vs PSM di Stadion GBLA, memastikan pertandingan berjalan aman dan nyaman bagi penonton dengan rekayasa lalu lintas ketat.
Polrestabes Bandung mengerahkan sebanyak 1.200 personel untuk mengamankan pertandingan lanjutan BRI Super League 2025/2026. Laga krusial antara Persib Bandung dan PSM Makassar akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Sabtu malam, 27 Desember 2025, pukul 19.00 WIB.
Pengamanan ketat ini bertujuan utama untuk memastikan jalannya pertandingan berlangsung aman, tertib, serta nyaman bagi seluruh penonton yang hadir. Kabag Ops Polrestabes Bandung, AKBP Asep Saepudin, menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga kondusivitas acara.
Sejumlah strategi diterapkan, termasuk penyekatan di beberapa titik dan pemeriksaan berlapis untuk penonton. Rekayasa arus lalu lintas juga disiapkan guna mengurai kepadatan di sekitar area stadion dan jalur menuju Masjid Al Jabbar.
Strategi Pengamanan Berlapis di GBLA
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan, Polrestabes Bandung menerjunkan total 1.200 personel pengamanan. Jumlah ini disiapkan khusus untuk mengawal laga penting Persib Bandung melawan PSM Makassar. Tujuannya adalah menciptakan suasana kondusif bagi seluruh elemen yang terlibat dalam pertandingan.
AKBP Asep Saepudin menjelaskan bahwa strategi pengamanan berlapis akan diterapkan secara ketat. Tiga titik penyekatan utama akan diberlakukan untuk menyaring penonton sebelum memasuki area stadion. Titik-titik tersebut berada di Babakan Sayang, Rancanumpang, dan Cimencerang.
Penonton yang telah melewati penyekatan awal akan diarahkan menuju area stadion. Selanjutnya, pemeriksaan kembali akan dilakukan saat mereka masuk ke tribun penonton. Hal ini sebagai antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama pertandingan berlangsung di GBLA.
Polisi juga akan memastikan bahwa hanya penonton yang memiliki tiket resmi yang diperbolehkan masuk. “Kalau ada suporter yang tidak memiliki tiket, akan kami putar balik,” ujar AKBP Asep Saepudin. “Kami pastikan yang masuk ke GBLA adalah mereka yang memiliki tiket resmi.”
Rekayasa Lalu Lintas dan Sterilisasi Area Stadion
Selain pengamanan di dalam dan sekitar stadion, Polrestabes Bandung juga fokus pada manajemen lalu lintas. Rekayasa arus lalu lintas akan diterapkan di kawasan menuju Stadion GBLA. Ini bertujuan untuk mengurai kepadatan kendaraan dan memastikan kelancaran akses.
Langkah ini juga mempertimbangkan pergerakan wisatawan yang akan menuju Masjid Al Jabbar. Dengan demikian, baik penonton pertandingan maupun pengunjung masjid dapat bergerak dengan nyaman. Polisi berupaya meminimalisir potensi kemacetan di area tersebut.
AKBP Asep Saepudin menambahkan bahwa sterilisasi akan dilakukan di sepanjang Jalan Gedebage. Area sekitar stadion harus steril dari kendaraan, mengingat adanya kereta api yang melintas setiap 15-20 menit sekali. Sterilisasi ini penting untuk keselamatan dan kelancaran transportasi.
Personel pengamanan mulai diturunkan sejak pukul 14.00 WIB untuk melakukan skrining awal di titik-titik strategis. Polrestabes Bandung juga menyiapkan personel di area penukaran tiket, seperti di Kircon. Area ini sebelumnya sempat menimbulkan kepadatan, sehingga memerlukan perhatian khusus.
Antisipasi Kepadatan dan Fleksibilitas Penanganan
Pengamanan laga Persib vs PSM juga mencakup antisipasi kepadatan di area penukaran tiket. Pengalaman sebelumnya di Kircon, tepatnya area milik TNI, menunjukkan potensi penumpukan massa. Oleh karena itu, personel khusus disiagakan di lokasi tersebut.
Polrestabes Bandung akan menerapkan pendekatan fleksibel terhadap rekayasa lalu lintas di Jalan Soekarno Hatta. “Rekayasa lalu lintas di Jalan Soekarno Hatta fleksibel, kita tahu itu jalan nasional,” kata AKBP Asep Saepudin. Ini menunjukkan kesiapan polisi untuk menyesuaikan kondisi di lapangan.
Di kawasan Gedebage, mitigasi khusus akan dilaksanakan untuk mengatasi potensi masalah. Penanganan yang adaptif sangat penting mengingat dinamika lalu lintas dan keramaian yang mungkin terjadi. Semua langkah ini diambil demi kelancaran dan keamanan seluruh pihak.
Sumber: AntaraNews