Jelang Laga Klasik Persib vs Persija, Polisi Monitor Akses ke Jabar hingga Patroli Siber
Kepolisian mengambil alih upaya pengamanan laga tersebut guna semua risiko dan menentukan langkah-langkah penanggulangannya secara optimal.
Polda Jawa Barat memastikan bakal bersiaga penuh melakukan pengawalan duel klasik Persib lawan Persija, pada laga lanjutan pekan ke-17 Super League musim 2025-2026 bakal berlangsung di stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Minggu (11/1) mendatang. Semua guna memastikan laga berlangsung kondusif.
Persiapan pengamanan dilakukan sejak H-3 pertandingan. Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan kepolisian mengambil alih upaya pengamanan laga tersebut guna semua risiko dan menentukan langkah-langkah penanggulangannya secara optimal.
"Kami lakukan nanti tanggal 11 dan mulai hari ini juga. Ini bertujuan untuk menciptakan kenyamanan bagi seluruh pihak," kata Rudi usai rapat koordinasi pengamanan lintas sektoral di Mapolrestabes Bandung, Kamis (8/1).
Polisi Pantau Titik Masuk Kendaraan ke Jabar
Di antara langkah-langkah pengamanan, Rudi mengungkap kepolisian bakal memonitor sejumlah titik masuk ke wilayah Jawa Barat. Termasuk di stasiun-stasiun kereta api dan terminal.
Terkait ini, Polres-Polres di perbatasan Jakarta. Ini sebungkus dengan adanya larangan tim tamu menyaksikan laga langsung di stadion GBLA.
"Termasuk juga pintu-pintu masuk wilayah Jawa Barat. Baik itu dari kereta api maupun darat dan sebagainya. Kita akan melakukan monitoring dan penjagaan supaya bisa mengantisipasi jangan sampai ada yang melanggar aturan PSSI untuk hadir ke Bandung ini,” tegas dia.
Tak hanya itu, kepolisian juga menyebut pemantauan bakal melakukan patroli siber. Ini di antaranya guna mengantisipasi konten-konten bermuatan provokasi.
“Semua ruang kita akan lakukan monitoring. Ruang siber, mungkin ada ajakan, ada tantangan dan sebagainya ini kita akan monitor supaya kita bisa mengantisipasi,” ucap dia.
Adapun untuk pengamanan di area stadion, Rudi mengatakan pengamanan pun bakal diperketat. Sterilisasi stadion bakal dilakukan sebelum laga berlangsung. Kemudian bakal dilakukan juga pengecekan tubuh beberapa kali untuk memastikan penonton yang datang memiliki tiket dan tidak membawa barang-barang yang dilarang seperti minuman keras, senjata tajam, hingga flare.
“Ini akan dilakukan body checking, pemeriksaan berberapa kali. Mungkin 3 kali kami akan melakukan sehingga begitu sampai di GBLA itu semuanya sudah dalam keadaan bersih,” kata Rudi.