Arus Mudik Lebaran Bandung H-6: Polrestabes Sebut Lalu Lintas Masih Terkendali
Polrestabes Bandung melaporkan arus mudik Lebaran Bandung pada H-6 masih normal, belum ada peningkatan signifikan kendaraan masuk kota, namun puncak kepadatan diprediksi usai Idul Fitri.
Kepolisian Resor Kota Besar Bandung melaporkan bahwa arus kendaraan yang masuk ke Kota Bandung pada H-6 Lebaran 2026 terpantau dalam kondisi normal. Belum ada peningkatan volume lalu lintas yang signifikan terdeteksi di berbagai pintu masuk kota.
Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Hudi Arief, menyatakan bahwa jajarannya telah melakukan pemantauan intensif. Pengawasan ini mencakup setiap gerbang tol utama, seperti Pasirkoja, Buahbatu, dan Mochammad Toha, serta jalur-jalur arteri penting.
Menurut Hudi, hingga saat ini, jumlah kendaraan yang berasal dari Jakarta dan memasuki wilayah Kota Bandung masih terbilang sedikit. Meskipun masa libur Lebaran telah resmi dimulai, peningkatan arus kendaraan belum mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.
Dinamika Lalu Lintas Internal Kota Bandung
AKBP Hudi Arief menegaskan bahwa kondisi lalu lintas di dalam Kota Bandung saat ini masih terkendali dengan baik. Kepadatan hanya bersifat temporer dan terjadi pada waktu-waktu tertentu dalam sehari.
Fenomena kepadatan ini terutama terlihat pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa, di mana banyak masyarakat bergerak. Aktivitas buka bersama menjadi pemicu utama peningkatan mobilitas kendaraan di jalanan kota.
Selain itu, setelah kegiatan berbuka puasa, sebagian besar masyarakat juga memanfaatkan momen tersebut untuk mengunjungi pusat perbelanjaan. Hal ini turut menyumbang pada peningkatan volume kendaraan di area-area komersial dan hiburan di Kota Bandung.
Pihak kepolisian terus melakukan pengaturan dan rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan. Tujuannya adalah untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan kenyamanan pengguna jalan selama periode libur Lebaran ini.
Antisipasi Puncak Arus Wisata Pasca-Lebaran
Polrestabes Bandung memperkirakan bahwa puncak peningkatan arus kendaraan menuju Kota Bandung justru akan terjadi setelah Hari Raya Idul Fitri. Prediksi ini didasarkan pada analisis pola perjalanan dan destinasi favorit masyarakat.
Hudi menjelaskan bahwa Kota Bandung merupakan tujuan wisata populer bagi masyarakat, baik dari wilayah sekitar maupun dari luar kota. Banyak yang memilih Bandung untuk menghabiskan masa libur Lebaran mereka.
"Kita perkirakan mungkin puncaknya setelah hari Lebaran," ujar Hudi. Ia menambahkan, masyarakat dari sekitaran Kota Bandung dan dari arah Jakarta akan melaksanakan kegiatan liburan ke berbagai destinasi.
Destinasi seperti Lembang dan Soreang diyakini akan menjadi magnet utama bagi para wisatawan. Oleh karena itu, persiapan pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan lebih difokuskan pada periode pasca-Lebaran untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung.
Sumber: AntaraNews