Arus Mudik Lebaran Cianjur Mulai Terlihat, Lalu Lintas Terpantau Lancar H-7
Memasuki H-7 Lebaran 2026, Arus Mudik Lebaran Cianjur mulai dipadati kendaraan dengan ciri khas mudik, namun kondisi lalu lintas di jalur utama masih terpantau normal dan lancar. Peningkatan volume diprediksi akan terus terjadi hingga H-2 Lebaran.
Memasuki H-7 Lebaran 2026, jalur utama Cianjur, Jawa Barat, mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan dengan ciri khas mudik. Meskipun demikian, arus lalu lintas di berbagai titik rawan masih terpantau normal dan lancar, terutama di jalur Puncak hingga perbatasan Bandung Barat. Pihak kepolisian telah menyiagakan personel untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.
Peningkatan ini terlihat pada kendaraan roda dua maupun roda empat yang melintas pada pagi dan petang, khususnya dengan tujuan Bandung dan daerah sekitarnya. Beberapa pemudik bahkan terlihat beristirahat di masjid-masjid dan tempat istirahat di sepanjang jalur utama Cianjur sebelum melanjutkan perjalanan.
Prediksi menunjukkan bahwa volume kendaraan mudik jarak dekat akan terus meningkat signifikan hingga H-2 Lebaran. Oleh karena itu, pengamanan serta pelayanan di pos-pos terpadu Polres Cianjur terus ditingkatkan demi kelancaran perjalanan para pemudik.
Kondisi Lalu Lintas Terkini di Jalur Cianjur
Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menyatakan bahwa meskipun kendaraan dengan ciri khas mudik sudah mulai terlihat di Cianjur, kondisi ini tidak menyebabkan antrean panjang yang signifikan. Lalu lintas di titik rawan macet, seperti mulai dari jalur Puncak-Cipanas hingga perbatasan Bandung Barat, masih terkendali.
"Memasuki H-7 lebaran arus kendaraan meningkat namun situasi arus lalu lintas di sejumlah jalur arteri yang bisa digunakan pemudik masih normal dan lancar," kata AKP Aang Andi Suhandi di Cianjur, Sabtu. Pernyataan ini menegaskan kesiapan aparat dalam mengelola pergerakan kendaraan di wilayah tersebut.
Peningkatan volume juga terjadi di pintu keluar Cianjur menuju Bandung, khususnya di wilayah timur seperti Sukaluyu, Ciranjang, dan Haurwangi. Namun, peningkatan ini tidak menyebabkan antrean kendaraan, termasuk di area Pasar Ciranjang yang kerap menjadi titik padat.
Puluhan petugas telah disiagakan di berbagai titik rawan kemacetan guna memastikan arus kendaraan dapat melintas dengan aman, nyaman, dan lancar. Sejumlah rekayasa arus akan diberlakukan ketika terjadi antrean untuk mengurai potensi kepadatan.
Kesiapan Pos Pengamanan dan Prediksi Puncak Arus
Polres Cianjur terus meningkatkan pengamanan dan pelayanan di setiap pos pengamanan yang tersebar di jalur utama. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan yang diprediksi akan terus meningkat menjelang Lebaran.
Bahkan, sejumlah pos terpadu juga telah didirikan, melibatkan kolaborasi antara PMI Cianjur, BPBD Cianjur, Dinkes Cianjur, dan organisasi lainnya. Pos-pos ini berlokasi di ruas Jalan Raya Bandung-Cianjur, tepatnya di Tugu Pramuka-Karantengah Cianjur, guna memberikan berbagai pelayanan bagi masyarakat termasuk pemudik yang melintas.
AKP Aang Andi Suhandi menambahkan bahwa puncak volume kendaraan diperkirakan akan terjadi hingga H-2 Lebaran. Oleh karena itu, berbagai strategi dan upaya telah disiapkan agar arus kendaraan dapat melintas dengan aman dan lancar.
Kesiapan ini mencakup penempatan puluhan petugas di titik-titik strategis dan penerapan rekayasa arus saat dibutuhkan. Tujuannya adalah memastikan perjalanan mudik tahun ini berjalan lancar bagi semua pengguna jalan.
Sumber: AntaraNews