Bruno Paraiba Resmi Tinggalkan Persebaya Surabaya, Cedera Jadi Alasan Utama
Penyerang asal Brasil, Bruno Paraiba, resmi tinggalkan Persebaya Surabaya usai musim 2025/2026 berakhir. Apa alasan di balik perpisahan ini yang melibatkan cedera dan keputusan manajemen klub?
Pemain depan asal Brasil, Bruno Paraiba, secara resmi mengumumkan perpisahannya dengan klub Persebaya Surabaya. Pengumuman ini disampaikan melalui akun media sosial pribadinya pada Minggu (24/5/2026) setelah berakhirnya kompetisi BRI Super League 2025/2026. Keputusan ini menandai akhir perjalanan lima bulan sang penyerang bersama tim berjuluk Bajul Ijo tersebut.
Bruno Paraiba mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh suporter dan pihak klub atas dukungan yang telah diberikan selama memperkuat Persebaya. Ia juga menyampaikan apresiasi atas pengalaman selama membela Persebaya Surabaya. Perpisahan ini terjadi setelah adanya pembicaraan dengan jajaran pelatih dan manajemen klub.
Pembicaraan tersebut mempertimbangkan kondisi cedera yang sempat dialami Bruno Paraiba pada Januari 2026. Cedera tersebut membuatnya harus menepi dari lapangan hijau selama hampir dua bulan. Kondisi fisik menjadi salah satu faktor utama dalam keputusan untuk tidak melanjutkan kerja sama.
Ucapan Perpisahan dan Apresiasi Mendalam
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @brunoparaiba9, Bruno Paraiba menyampaikan pesan perpisahan yang menyentuh. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada seluruh suporter setia Persebaya. Dukungan Bonek dan Bonita selama ia berada di Surabaya sangat berarti baginya.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua suporter dan semua yang menjadi bagian dari Persebaya," tulis Bruno dalam unggahannya. Pernyataan ini menunjukkan rasa hormatnya kepada komunitas sepak bola Surabaya. Ia merasa bersyukur atas kesempatan yang telah diberikan kepadanya.
Meskipun singkat, masa lima bulan bersama Persebaya meninggalkan kesan mendalam bagi pemain berusia 31 tahun ini. Ia mendoakan yang terbaik bagi masa depan klub. Mantan pemain Gimpo FC itu berharap Persebaya dapat terus meraih kesuksesan di kompetisi mendatang.
Cedera dan Keputusan Manajemen Klub
Salah satu faktor kunci di balik perpisahan Bruno Paraiba dengan Persebaya adalah cedera yang dialaminya. Penyerang asal Brasil ini sempat mengalami cedera serius pada Januari 2026. Kondisi tersebut memaksa Bruno harus absen dari pertandingan selama hampir dua bulan penuh.
Meskipun dalam masa pemulihan, Bruno Paraiba tetap berusaha menunjukkan dedikasi penuh kepada tim. Ia berupaya keras untuk kembali ke performa terbaiknya. Namun, kondisi fisiknya menjadi pertimbangan utama dalam evaluasi kerja sama.
"Setelah berbicara dengan pelatih dan manajemen, diputuskan bahwa klub tidak melanjutkan kerja sama dengan saya," kata Bruno. Keputusan ini diambil setelah serangkaian diskusi internal. Pihak klub dan pemain sepakat untuk tidak memperpanjang kontrak.
Kontribusi Singkat nan Berarti Bersama Bajul Ijo
Bruno Paraiba didatangkan Persebaya pada putaran kedua BRI Super League 2025/2026. Kedatangannya diharapkan mampu menambah daya gedor lini serang Bajul Ijo. Ia langsung menunjukkan kualitasnya pada laga debutnya.
Pada pertandingan perdananya melawan PSIM Yogyakarta di bulan Januari, Bruno Paraiba langsung mencetak gol. Selama memperkuat Persebaya di musim 2025/2026, ia tampil dalam 11 pertandingan. Total ia mengemas lima gol dan dua assist dari total 337 menit bermain.
Salah satu momen terbaiknya adalah saat Persebaya meraih kemenangan telak 7-0 atas Semen Padang di pekan ke-33. Dalam laga tersebut, Bruno Paraiba berhasil mencetak tiga gol sebagai pemain pengganti. Kontribusi ini menunjukkan potensi besar yang dimilikinya.
Sumber: AntaraNews