Erick Thohir Sambut Positif Shin Tae-yong Gabung Persija Jakarta
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif keputusan mantan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yang kini resmi gabung Persija Jakarta sebagai pelatih kepala. Langkah ini dinilai sebagai indikasi positif bagi kualitas liga sepak bola tanah air.
Jakarta, 10 Juni 2026 – Mantan pelatih tim nasional Indonesia, Shin Tae-yong, telah resmi bergabung dengan Persija Jakarta sebagai pelatih kepala yang baru. Kabar ini disambut baik oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang melihatnya sebagai sinyal positif bagi perkembangan sepak bola nasional. Erick Thohir menyampaikan tanggapannya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, setelah kemenangan timnas Indonesia atas Mozambik.
Erick Thohir menyatakan bahwa kehadiran pelatih berkualitas seperti Shin Tae-yong di Liga Indonesia akan berkontribusi pada peningkatan mutu kompetisi. Peningkatan kualitas liga diharapkan dapat mendorong peringkat liga Indonesia di kancah internasional. PSSI menargetkan liga domestik bisa menembus 10 besar dunia, setelah sebelumnya berhasil menjadi yang terbaik di Asia Tenggara secara komersial.
Pengumuman resmi Shin Tae-yong sebagai pelatih Persija Jakarta dilakukan pada Senin di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara. Ini merupakan pekerjaan keempat Shin Tae-yong setelah masa baktinya selama lima tahun bersama timnas Indonesia berakhir pada Januari 2025.
Erick Thohir Sambut Positif Kedatangan Shin Tae-yong
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mengapresiasi bergabungnya Shin Tae-yong ke Persija Jakarta. Menurutnya, semakin banyak pelatih berkaliber tinggi yang berkarier di Indonesia, maka kualitas liga akan semakin meningkat. Hal ini sejalan dengan upaya PSSI untuk terus memperbaiki peringkat liga domestik.
Erick Thohir mengungkapkan bahwa peringkat liga Indonesia telah naik signifikan, dari posisi 25 menjadi 16. Target selanjutnya adalah masuk dalam 10 besar dunia, mengingat secara komersial, liga Indonesia sudah menjadi yang nomor satu di Asia Tenggara. Kehadiran pelatih top diharapkan mempercepat pencapaian target tersebut.
Peningkatan kualitas liga ini tidak hanya berdampak pada kompetisi klub, tetapi juga fundamental bagi pengembangan tim nasional. Erick Thohir menegaskan bahwa PSSI akan terus memacu pengembangan timnas U-17, U-19, serta program grassroots. Upaya ini merupakan bagian integral dari strategi jangka panjang PSSI untuk memajukan sepak bola Indonesia.
Perjalanan Karier Shin Tae-yong Pasca Timnas Indonesia
Setelah kontraknya dengan PSSI diputus pada awal Januari tahun lalu, Shin Tae-yong tidak langsung kembali melatih klub. Ia sempat menjabat sebagai wakil ketua umum Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) selama 11 bulan. Peran ini memberinya pengalaman di ranah manajerial sepak bola tingkat federasi.
Selanjutnya, pelatih asal Korea Selatan ini beralih menjadi Director of Football di Seongnam FC selama empat bulan. Pengalaman ini menambah portofolio Shin Tae-yong dalam pengelolaan klub dari sisi teknis dan pengembangan. Setelah itu, ia sempat melatih Ulsan HD selama dua bulan.
Bersama Ulsan HD, Shin Tae-yong memimpin tim dalam 10 pertandingan dengan catatan dua kemenangan, empat hasil imbang, dan empat kekalahan. Periode singkat ini menjadi pengalaman terakhirnya sebelum akhirnya memutuskan untuk kembali ke Indonesia dan melatih Persija Jakarta.
Jejak Gemilang Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia
Meskipun belum berhasil mempersembahkan trofi, Shin Tae-yong telah membawa timnas Indonesia mencapai berbagai prestasi membanggakan selama lima tahun kepelatihannya. Ia sukses meloloskan tiga tim nasional ke Piala Asia, termasuk mencapai babak 16 besar Piala Asia 2023.
Di level junior, Shin Tae-yong berhasil membawa timnas U-23 meraih peringkat keempat di Piala Asia U-23 2024. Selain itu, ia juga sukses meloloskan timnas senior ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2027, sekaligus memastikan tiket ke Piala Asia 2027.
Di bawah kepemimpinannya, peringkat FIFA timnas Indonesia mengalami peningkatan signifikan, dari posisi 173 dunia menjadi 129 dunia. Secara total, Shin Tae-yong memimpin tim Garuda dalam 57 pertandingan dengan rekor 26 kemenangan, 14 seri, dan 17 kekalahan. Ia juga aktif melatih tiga tim nasional kelompok umur, yaitu U-19, U-20, dan U-23.
Sumber: AntaraNews