Polisi Tanggapi Kabar Lula Lahfah Meninggal Dunia Akibat Overdosis
Menurutnya, spekulasi di medsos berpotensi melukai keluarga almarhumah, juga tak berlandaskan fakta.
Kematian selebgram Lula Lahfah Pahlevi masih menyisakan tanda tanya. Bukan tanpa sebab, beredar kabar di media sosial mendiang Lula menghembuskan napas terakhir akibat overdosis.
Menanggapi hal itu, Kabid Humas Polda Mrtro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan penyebab kematian belum dapat disimpulkan sebelum hasil penyelidikan rampung.
"Nanti pada rilis/konpers dokter RS Fatmawati akan menyampaikan kondisi pada saat pemeriksaan jenazah secara luar," kata dia kepada wartawan, Rabu (28/1).
Budi mengatakan, penentuan sebab kematian harus melalui proses penyelidikan ilmiah. Menurutnya, spekulasi di medsos berpotensi melukai keluarga almarhumah, juga tak berlandaskan fakta.
"Jadi gini ayolah bijak kita membangun simpati, membangun empati terhadap orang yang sudah meninggal jangan bias kita menuduhkan ini kan rekam digital," ucap dia.
Sebelumnya, Lula Lahfah (26) ditemukan meninggal dunia di kamar Apartemen Essence, Jalan Dharmawangsa X, Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Korban ditemukan di unit lantai 25 BN, Jumat (23/1) sore.
Meninggalnya korban itu pertama kali diketahui setelah petugas keamanan apartemen menerima laporan sekitar pukul 18.44 Wib. Polisi datang ke lokasi melakukan cek tempat kejadian perkara (TKP).
"Di temukan dalam posisi tidur terlentang berselimut dengan menggunakan kaus putih dan celana pendek warna hitam," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Murodih dalam keterangannya, Sabtu (24/1) kemarin.
Tidak Ditemukan Tanda-Tanda Kekerasan di Tubuh Lula
Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. "Namun ditemukan obat obatan sama surat rawat jalan dari RSPI," ujar dia.
Murodih menjelaskan berdasar keterangan saksi. Korban berada sendirian di dalam kamar dalam kondisi pintu terkunci sejak siang hari, Jumat. Pembantu korban yang curiga lantaran Lula tidak memberi respons kemudian meminta bantuan pengelola apartemen untuk membuka pintu.
Jenazah Lula Dibawa ke RS Fatmawati
"Setelah masuk beserta pihak Manajemen sekitar 4 orang, ternyata almarhum sudah kondisi terlentang silang dan kondisi mulut terbuka dan berwana kebiruan, dan cek denyut nadi, detak jantung udah tidak berjalan / bergerak," ucap dia.
Dokter pribadi korban datang sekitar pukul 19.23 Wib untuk melakukan pemeriksaan awal. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Fatmawati sekitar pukul 21.20 Wib untuk keperluan visum.