Polisi Ungkap Fakta Baru: Lula Sempat Mengerang Kesakitan Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan hal tersebut berdasar keterangan saksi.

Ady Anugrahadi
Oleh Ady Anugrahadi - Reporter
Polisi Ungkap Fakta Baru: Lula Sempat Mengerang Kesakitan Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia
Polisi Ungkap Fakta Baru: Lula Sempat Mengerang Kesakitan Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia (Merdeka.com)

Polisi mengungkap kronologi awal kematian selebgram Lula Lahfah (26) yang ditemukan tak bernyawa di kamar apartemennya, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Korban disebut sempat mengerang kesakitan sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto menjelaskan hal tersebut berdasar keterangan saksi. Dalam kesaksiannya disebutkan, Lula masuk ke kamar sekitar pukul 22.00 WIB. Pada pukul 02.00 dini hari, asisten rumah tangga (ART) mendengar suara erangan dari luar kamar korban.

"(Korban ditemukan) 17.50 WIB. Pokoknya malam (Lula) pulang, sekitar jam 10 malam masuk kamar. terus jam 2 dini hari, ART mendengar dia kayak kesakitan," kata Budi dalam keterangannya, Senin (26/1).

Setelah kejadian itu, hingga pagi hari korban tidak merespons. Sekitar pukul 09.00-10.00 WIB, ART mencoba mengetuk kamar namun tidak dibuka. Karena tak ada respons, ART melapor ke petugas keamanan apartemen.

"Sore akhirnya lapor ke sekuriti lagi minta ada keluarga atau orang dekat yang bisa menjamin kalau teknisi atau pihak apartemen mendobrak pintu kamar, membuka kamar karena kamar terkunci dari dalam," ucap dia.

Korban Ditemukan

Korban ditemukan sekitar pukul 17.50 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. Posisi tubuh telentang di atas tempat tidur. Polisi kemudian melakukan pengecekan dan olah tempat kejadian perkara.

Dari keterangan awal, korban diketahui baru menjalani operasi batu ginjal. Selain itu, korban juga memiliki riwayat asam lambung akut. Budi mengatakan, pihaknya menemukan obat-obatan serta surat konsultasi dan rawat jalan di dalam kamar.

"Almarhum itu habis operasi batu ginjal ya, tanggalnya lagi dicek ke RSPI. habis operasi batu ginjal, sama asam lambung akut," ucap dia.

Keterangan Saksi Didalami

Budi menyebut, keterangan soal kondisi kesehatan korban masih didalami oleh Polres Metro Jakarta Selatan bersama Polsek Kebayoran Baru.

Hasil pemeriksaan luar oleh dokter RS Fatmawati memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban. Penyebab pasti kematian masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.

"(Penyebab) belum, tapi yang jelas pemeriksaan luar dokter di Rumah Sakit Fatmawati, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan," tandas dia.

Rekomendasi